Suara.com - Timnas Indonesia tengah berupaya pulih dari kekalahan memilukan 5-1 melawan Irak dalam babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup F. Kini, langkah mereka membawa mereka ke Manila, di mana mereka akan menghadapi Filipina pada Selasa (21/11/2023) dengan tekad kuat untuk menebus kekalahan sebelumnya.
Meski dihadapkan pada tantangan perjalanan jarak jauh, Timnas Indonesia percaya bahwa faktor-faktor lain dapat menjadi kunci kesuksesan mereka di lapangan hijau.
Dengan catatan lebih superior dalam pertemuan sebelumnya, para pemain optimis bahwa mereka memiliki potensi untuk meraih kemenangan.
Timnas Indonesia, meskipun peringkat FIFA tidak selalu mencerminkan kekuatan sebenarnya, memiliki sejarah yang lebih kokoh daripada Timnas Filipina, yang bukanlah kekuatan besar dalam dunia sepak bola.
Dalam lima pertemuan terakhir, Timnas Indonesia mencatatkan dua kemenangan, dua hasil imbang, dan satu kekalahan.
Salah satu kemenangan terakhir mereka terjadi dalam pertandingan sengit Piala AFF 2022 dengan skor akhir 2-1.
Dengan rekor 20 kemenangan dari 25 pertemuan sejak 1958, Timnas Indonesia membawa keunggulan psikologis yang signifikan ke dalam pertandingan melawan Filipina.
Motivasi untuk bangkit setelah kekalahan telak 5-1 melawan Irak sangat tinggi di kubu Timnas Indonesia.
Pertandingan berikutnya melawan Filipina menjadi kesempatan emas untuk mendongkrak semangat tim, terutama karena Filipina, secara historis, dianggap sebagai lawan yang lebih lemah.
Baca Juga: Meski Timnas Tersingkir dari Piala Dunia U-17, Arkhan Kaka Jadi Viral di Brasil, Kok Bisa?
Pelatih Shin Tae-yong menegaskan komitmennya untuk meraih kemenangan dan bahkan akan menginstruksikan timnya untuk tampil lebih ofensif.
Semua pihak terlibat dalam tim berfokus pada tujuan utama: tidak menerima kekalahan dan mengejar kemenangan di pertandingan mendatang.
Dengan penuh semangat dan tekad, Timnas Indonesia siap menghadapi Filipina dalam pertarungan yang diharapkan akan menjadi tonggak penting dalam upaya mereka memperbaiki performa setelah kekalahan yang mengecewakan.
Berita Terkait
-
Jlep! Bung Binder Bongkar "Baik-buruk" Pemain Timnas Indonesia saat Dibantai Irak, Parah Banget Nggak Sih?
-
Timnas Indonesia Bakal Mengamuk Lawan Filipina, Shin Tae-yong Bantah Ingin Tebus Dosa Dibantai Irak
-
Jelang Filipina vs Timnas Indonesia, Media Korsel Soroti Stamina Pasukan Shin Tae-yong Usai Perjalanan Melelahkan
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia
-
FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih
-
Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026