Suara.com - PSS Sleman dipastikan tidak akan mendapatkan dukungan secara langsung dari suporter di tiga laga kandangnya, termasuk saat menjamu PS Barito Putera pada lanjutan BRI Liga 1 2023/2024, Minggu (26/11/2023).
PSS Sleman dipastikan tidak akan mendapat dukungan dari suporter pada tiga laga kandang mendatang karena insiden yang terjadi saat menjamu Bali United di pekan 18 lalu.
Akibat insiden tersebut Komdis PSSI telah memberikan hukuman atau larangan kepada suporter PSS Sleman untuk hadir pada tiga laga home mendatang, termasuk saat menjamu PS Barito Putera pada akhir pekan ini.
Pelatih kepala baru PSS, Risto Vidakovic mengakui bahwa kondisi ini menjadi tantangan besar bagi skuat Super Elang Jawa untuk bisa membuat suporter tetap bangga pada timnya.
"Hukuman itu tentu merupakan sebuah hambatan untuk PSS bermain tanpa suporter. Terlebih, kami juga sedang dalam situasi sulit," kata Risto Vidakovic seperti dikutip dari Liga Indonesia Baru.
Walau akan tampil tanpa dukungan suporter di tiga laga kandang, Risto Vidakovic memastikan timnya akan berjuang untuk memberikan hasil terbaik.
"Meskipun tanpa dukungan secara langsung dari suporter, kami akan mencoba melakukan segala usaha yang kami bisa untuk membuat suporter bangga dan bahagia," dia menambahkan.
Mengenai PSS yang belum pernah menang di 10 laga terakhir, Risto Vidakovic mengakui timnya dalam kondisi yang tidak diuntungkan. Pasalnya, PSS hanya bisa bermain dengan dua atau tiga pemain asing di pertandingan terakhir.
"PSS hanya bermain dengan dua atau tiga pemain asing di pertandingan terakhir. Saya pikir, itulah yang membuat perbedaan antara klub lain di beberapa pertandingan terakhir yang dijalani oleh PSS," ucap Risto.
Baca Juga: Gabung di Grup Neraka, Begini Peluang Timnas Indonesia di Piala Asia U-23
PSS Sleman masih dalam kondisi “sakit” usai mencatat 10 laga beruntun belum pernah kembali menang. PSS saat ini ada di papan bawah, tepatnya di peringkat ke-14 atau lima terbawah dengan 20 poin.
Pelatih berpaspor Spanyol ini mengungkapkan penggawa Super Elja harus lebih kerja keras untuk mengubah situasi. "Saya pikir kami perlu meningkatkan kinerja kami secara umum. PSS harus berada pada level maksimal untuk mengubah situasi ini," pungkasnya.
Setelah menjamu PS Barito Putera akhir pekan ini, PSS Sleman juga masih tanpa suporter saat meladeni RANS Nusantara FC pada Jumat (8/12/2023) dan terakhir melawan Persikabo 1973 pada Minggu (4/2/2023) mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Profil Timnas Australia: Langganan Turnamen Siap Jadi Pengacau di Piala Dunia 2026
-
Kompany Tegaskan Bayern Munich Tak Kalah Kualitas dari PSG Meski Gagal ke Final
-
Profil Timnas Maroko: Singa Atlas Punya Modal Berharga untuk Piala Dunia 2026
-
Amad Diallo Klaim Skuad Manchester United Ingin Michael Carrick Bertahan
-
Gerard Pique Dihukum Larangan Dua Bulan usai Ribut dengan Wasit
-
Bakal Ikuti Jejak Ramadhan Sananta, Kapten Persita Muhammad Toha Diincar Klub Liga Malaysia
-
Agen Erling Haaland Sebut Manchester City Klub Tersulit untuk Negosiasi
-
Ole Romeny Hapus Oxford United dari Bio Instagram, Rumor ke Persib Kembali Menguat
-
Bangkit dari Cedera Parah, Pemain Parma Siap Bawa Jepang Bersinar di Piala Dunia 2026
-
Umuh Muchtar Sebut Laga Persija vs Persib Bandung Lebih dari Final