Suara.com - Justin Hubner resmi menjadi warga negara Indonesia (WNI) pada Rabu (6/11/2023). Meski masih berusia muda, bek 20 tahun itu punya perjalanan karier yang cukup menjanjikan.
Sebagai salah satu pemain yang paling diinginkan Shin Tae-yong, Justin Hubner tentunya bukanlah sosok sembarangan.
Dia memiliki performa luar biasa sebagai pesepak bola karena ditempa di salah satu liga terbaik Eropa yakni Liga Inggris.
Berikut statistik dan harga pasar Justin Hubner, dirangkum Suara.com dari berbagai sumber:
1. Performa Impresif
Justin Hubner, pemain muda berbakat, telah menunjukkan performa yang mengesankan selama perjalanannya bersama Wolverhampton Wanderers jika mengutip dari Transfermarkt.
Pada periode permainannya bersama Wolverhampton U18, Hubner berhasil tampil dalam 36 pertandingan, menyumbang tiga gol, dan menghabiskan total 3.143 menit di lapangan.
Kontribusinya yang signifikan ini tidak hanya mencerminkan ketangguhannya di lapangan, tetapi juga keandalan serta kemampuannya untuk beradaptasi dengan level permainan yang lebih tinggi.
Sebagai bagian dari perkembangannya yang terus berlanjut, Hubner kini aktif bersama Wolverhampton U21.
Baca Juga: Media Libya Benarkan Timnas Indonesia Bakal Jadi Lawan Uji Coba di Turki
Dalam periode ini, ia telah mencatatkan 44 penampilan, kembali mencetak tiga gol, dan menghabiskan total 3.315 menit di lapangan.
Statistik ini menunjukkan konsistensi performanya, sementara jumlah penampilan yang lebih banyak mencerminkan kepercayaan diri pelatih terhadap kualitasnya.
2. Harga Pasar Tinggi
Sebagai pemain yang ditempa di ekosistem Liga Inggris, Justin Hubner punya market value yang mengesankan.
Jika melihat statistiknya di Football Transfer, market value dari Hubner terus meningkat dari tahun ke tahun.
Sekarang, Hubner punya market value sebesar Rp8,3 miliar di mana nilai ini melebihi nilai mayoritas pesepak bola di timnas Indonesia saat ini.
Berbanding dengan Jay Idzes yang punya market value sebesar Rp5 miliar jika melihat Transfermarkt, jelas Justin Hubner punya market value lebih tinggi.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
-
Tinggalkan Viking FC, Shayne Pattynama Ungkap Keinginannya Gabung Borussia Dortmund
-
Vietnam Ingin Tambah Naturalisasi Lagi usai Filip Nguyen, Bek Kiri dari Prancis
-
Diam-diam Kuat, Inilah Daftar Susunan Pemain Timnas Libya saat Tahan Imbang Kamerun
-
Coach Justin ke PSSI: Perpanjang Kontrak Shin Tae-yong, Jangan Cuma Maunya Instan
-
Coach Justin Tegaskan Shin Tae-yong Pantas Dipertahankan: Tak Mudah Pegang Timnas Indonesia, Dia Bangun Pondasi
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
Kualitas Udara Pekanbaru Masih Tidak Sehat, Warga Diminta Batasi Aktivitas
-
Polda Metro Bantah Tangkap Botok di DPR, Sebut Hanya Dampingi Urus Izin Kegiatan
-
Tegas! Prabowo Minta 3 Tersangka Kasus Karhutla Riau Dipindahkan ke Jakarta
-
Pasca Gempa NTT, Gibran Siapkan Keringanan Kredit bagi Warga Terdampak
-
Ekonom Nilai Target Pajak Naik 12% di RAPBN 2027 Tak Realistis
-
Menhut dan Menteri LH Absen Rapat Karhutla, Istana Beri Penjelasan
-
Tak Hanya Rekening, Akun Medsos Botok Juga Diblokir, Aksi Demo 27 Agustus Terancam Batal?
-
6 Film Resident Evil Tayang di Netflix September 2026, Ini Daftarnya
-
Tunggu Regulasi Subsidi, Asosiasi Motor Listrik: Yang Terpenting Kepastian
-
Kanker Paru Bukan Akhir Segalanya, Dukungan Jadi Kekuatan Pasien Jalani Pengobatan