Suara.com - Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez bersikeras timnya bermain lebih baik dari tim tamu, Girona, meskipun Barca mengakhiri laga kandang dengan kekalahan 2-4 di Stadion Olimpic Lluis Companys, Katalunya, Senin (11/12) dini hari WIB pada lanjutan Liga Spanyol 2023/2024.
"Saya pikir kami bermain lebih baik, kami menciptakan banyak peluang. Tanpa bermain buruk, kami meraih hasil buruk,” kata Xavi seperti dilansir laman resmi klub, Senin.
Pada laga itu, Barcelona tampil dominan dengan 53 persen penguasaan bola dan melesatkan 31 tembakan, yang 11 di antaranya tepat sasaran.
Sedangkan Girona, memiliki 47 persen penguasaan bola dengan tujuh tembakan tepat sasaran dari 15 kali percobaan, sebagaimana catatan Sofacore menyebutkan.
Gol Barca dicetak oleh Robert Lewandowski (19’) dan Ilkay Gundogan (90+2’). Sementara empat gol tim tamu dicetak Dovbyk (12’), Gutierrez (40’), Fernandez (80’), dan Stuani (90+5’).
Xavi pun menyebut timnya harus bekerja ekstra keras dalam penyelesaian akhir dan pertahanan pada pertandingan berikutnya, yang dinilai menjadi dua faktor kekalahan Barca.
"Kami harus bekerja pada pertahanan dan penyelesaian akhir. Kami kalah karena itu. Kami tidak memanfaatkan peluang dan dalam pertahanan kami membayar kesalahan,” ucap Xavi.
Kekalahan tersebut membuat Blaugrana tertahan di posisi keempat klasemen sementara Liga Spanyol dengan 34 poin, memiliki poin yang sama dengan Atletico Madrid di posisi ketiga yang memiliki satu laga yang belum dimainkan.
Robert Lewandowski dan kawan-kawan terpaut lima poin dari Real Madrid di posisi kedua dan terpaut tujuh poin dari Girona yang ada di puncak klasemen.
“Namun itulah kenyataannya, ini adalah tim Barca yang sedang dalam tahap konstruksi dan itu berarti harus bergerak maju dan mundur. Saya rasa inilah jalan yang harus ditempuh, bukan ragu, kami akan terus bekerja,” ujar Xavi.
Lebih lanjut, pelatih berusia 43 tahun itu tak ragu menyebut Girona sebagai tim terbaik yang pernah datang di kandang Barcelona.
Xavi juga memuji kualitas pelatih Michel yang mampu menyulap Girona sebagai tim penantang gelar pada musim ini.
“Saya yakin Girona adalah tim terbaik yang pernah datang ke sini. Kemenangan itu merupakan penghargaan bagi Girona, kerja keras Michel dengan para pemainnya sangat spektakuler. Ini adalah pertandingan yang ketat, jika kami menang, kami akan membicarakan hasil yang adil,” tutup gelandang legendaris Barca itu.
Tag
Berita Terkait
-
Clash of Legends 2026: Barca Legends Libas DRX World Legends 3-0
-
Buntut Kartu Merah dan Penalti yang Ditolak, Barcelona Kembali 'Serang' UEFA!
-
Mimpi Nonton Barcelona di Camp Nou Kini Makin Nyata Lewat Program BRI Debit FC Barcelona
-
Rahasia Dibongkar Diego Simeone: Ini Faktor X di Balik Comeback Atletico Singkirkan Barcelona
-
Tak Terima Barcelona Tersingkir dari Liga Champions, Joan Laporta Bakal Gugat UEFA
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Misi Tiga Poin di Markas City: Mikel Arteta Tolak Strategi 'Parkir Bus'!
-
Nenek Lahir di Jakarta, Eks Anak Asuh Giovanni van Bronckhorst Siap Bela Timnas Indonesia
-
Pertandingan Tanpa Penonton, Bojan Hodak Sebut Jadi Keuntungan Bagi Dewa United
-
Link Live Streaming Arema FC vs Persis Solo: Duel Sesama Tim Bermodal Positif
-
Mantab! Beckham Putra Resmi Jadi Sarjana di Tengah Kesibukannya Sebagai Pemain Persib
-
Persebaya Dipecundangi Madura United, Bernardo Tavares Semprot Wasit dan VAR
-
Statistik Jay Idzes Bikin Kagum, Bawa Sassuolo Hajar Como 1907
-
Menuju Rekor Baru di Persib Bandung, Bojan Hodak Selangkah Lagi Lampaui Indra Thohir
-
Patrick Kluivert Tak Main di Clash of Legends 2026, Takut Tekanan Suporter GBK?
-
Arsenal di Ujung Tanduk, Aaron Ramsey: Menang Lawan Manchester City Harga Mati!