Suara.com - Radja Nainggolan berpeluang melakukan debutnya di BRI Liga 1 2023-2024 dalam waktu dekat. Pelatih Bhayangkara FC, Mario Gomez telah memberi kode atau isyarat terkait hal itu.
Mario Gomez menjelaskan bahwa eks gelandang AS Roma dan Inter Milan itu berpeluang besar debut saat Bhayangkara FC menjamu Persita Tangerang di Stadion Patriot Candrabagha, Bekasi, pada Minggu (17/12).
Radja Nainggolan resmi direkrut Bhayangkara pada awal Desember 2023. Meski demikian, gelandang 35 tahun itu belum sekalipun tampil untuk The Guardian.
Gomez memberikan kode positif terkait partisipasi Radja Nainggolan. Dia mengisyaratkan bakal memberi menit bermain pada sang pemain saat Bhayangkara FC menjamu Persita.
“Banyak persen,” kata Gomez saat ditanyai seberapa besar peluang Radja dimainkan di laga kontra Persita, pada konferensi pers pra pertandingan di Stadion Patriot Candrabagha, Bekasi, Sabtu (16/12/2023).
Kehadiran Radja dalam skuad Bhayangkara yang berjuang untuk menghindari degradasi telah memberikan dampak positif, meningkatkan rasa percaya diri pemain lain dalam tim.
Pemain asing Bhayangkara, Zulfahmi Arifin, menyatakan bahwa persiapan tim sangat bagus dengan kehadiran Radja. Menurutnya, Radja memberikan dampak positif bahkan hanya dengan keberadaannya, dan tim sekarang memiliki skuad yang sangat bagus.
“Menurut saya ia memberi dampak, bahkan hanya dengan kehadirannya,” ucap pemain asal Singapura tersebut.
"Kita semua tahu kualitas-kualitasnya, menurut saya kami sekarang memiliki skuad yang sangat bagus."
Gomez menegaskan tekadnya untuk membawa Bhayangkara meraih tiga poin dalam pertandingan tersebut."
“Menurut saya hasil-hasil imbang kami dapatkan karena kami memainkan pertandingan-pertandingan tandang, namun yang penting sekarang adalah kami harus menang, karena besok merupakan pertandingan penting,” tutur Gomez.
Selain itu, Gomez juga beranggapan banyaknya pemain baru yang didatangkan pada bursa transfer pertengahan musim, membuat para pemainnya harus beradaptasi.
“Kami mengganti 11 pemain untuk pemain asing dan tujuh pemain lokal baru. Maka di 11 pertama (tim inti) terdapat tujuh pemain baru, itu tidak sulit, namun kami memerlukan waktu,” tambah pelatih asal Argentina itu.
Bhayangkara saat ini menduduki dasar klasemen Liga 1 dan berusaha keras untuk mengumpulkan poin demi keluar dari zona degradasi. Mereka baru mengoleksi 12 poin dari 22 laga.
The Guardian tertinggal 13 poin dari posisi ke-15 yang merupakan zona aman, yang saat ini dihuni oleh Persis Solo, demikian Antara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Jacksen F Tiago Pilih 34 Talenta Terbaik MLSC 2026, Siap Wakili Indonesia di SingaCup 2026
-
Prediksi Superkomputer Berubah! Prancis Geser Spanyol Favorit Juara Piala Dunia 2026
-
Statistik Miris Afsel Usai Didepak Kanada dari Piala Dunia 2026: Cuma Satu Tembakan Tepat Sasaran!
-
Hugo Broos: Afrika Selatan Kalah Tenaga dan Kecepatan dari Kanada
-
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Brasil vs Jepang hingga Portugal vs Kroasia
-
Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo Mundur usai Gagal di Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Hasil Kanada vs Afrika Selatan, Sejarah The Reds Berkat Gol Voli Eustaquio
-
Kata-kata Eustaquio, Kanada Tembus 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Singkirkan Afrika Selatan
-
Deretan Keputusan Kontroversial VAR Selama Piala Dunia 2026: Gol Iran Dianulir
-
Ironi FIFA: Kampanye Ramah Lingkungan, Bosnya Terbang 50.000 Km dalam 66 Jam