Suara.com - Pelatih Timnas Irak, Jesus Casas mengisyaratkan siap mencoret pemain yang jarang tampil bersama klubnya dalam proses penentuan skuad untuk Piala Asia 2023.
Salah satu pemain yang terancam dicoret adalah Youssef Al Amin, winger yang pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada November lalu berhasil membobol gwang Timnas Indonesia.
Pemain klub Eintracht Braunschweig itu mencetak satu gol dalam kemenangan 5-1 Irak atas Indonesia yang berlangsung di Basra.
Meski punya impresif bagus dalam laga terakhirnya bersama Irak, Jesus Casas kurang terkesan dengan menit bermain yang didapatkan Youssef Al Amin bersama klubnya.
Juru taktik asal Spanyol itu menegaskan Al-Amin harus berusaha mendapatkan menit bermain lebih banyak jika tak ingin kehilangan tempat di skuad Singa Mesopotamia.
"Pelatih Casas mengirimkan pesan ke Youssef Al-Amin, memberitahu dia harus mendapatkan lebih banyak menit bermain di Eintracht Braunschweig, khususnya dalam beberapa laga sebelum permulaan Piala Asia," tulis seorang sumber dikutip dari Winwin, Kamis (21/12/2023).
"Casas menginformasikan Al-Amin butuh menit bermain atau kehilangan tempat di timnas Irak."
"Pelatih membandingkan data dan analisis posisi Al Amin dengan pemain seperti Danilo Al Saeed, Ali Jasseem, dan Bashar Resan."
Situasi Al-Amin di Braunschweig memang cukup sulit. Klub tersebut bahkan dilaporkan Winwin tengah mengevaluasi performanya dan punya rencana untuk melepas sang pemain pada musim dingin.
Menyitat Transfermarkt, Al Amin baru tampil enam kali bersama klubnya musim ini. Dalam periode tersebut, dia cuma mendapat total 193 menit bermain.
Irak tergabung di Grup D pada Piala Asia 2023. Selain Indonesia, mereka akan menghadapi Jepang dan Irak.
Duel Irak vs Timnas Indonesia akan tersaji dalam laga pertama Grup D Piala Asia 2023 pada 15 Januari mendatang.
Berita Terkait
-
Attitude Kurang, Penyerang Keturunan Brasil Tetap Dipanggil ke Timnas Indonesia U-20
-
Menpora Isyaratkan Naturalisasi Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen untuk Timnas Indonesia Berjalan Mulus
-
Menpora: Naturalisasi Diaspora Bukan untuk Matikan Pemain Lokal Timnas Indonesia
-
Kalem Tak Dipanggil Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia, Nadeo Argawinata Bagikan Kata-kata Bijak
-
Pratama Arhan Ulang Tahun, Mak Ti Kirim Doa Penuh Haru hingga Buat Tumpeng Spesial
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Duet Nova Arianto dan Sofie Imam Dampingi John Herdman, PSSI Cari Tambahan Pelatih Lokal Lagi
-
Raja Assist Super League, Waktunya Ezra Walian Kembali ke Timnas Indonesia di Era John Herdman?
-
Skenario Persib Bandung Lolos Final ACL Usai Dihajar Ratchaburi, Masih Ada Harapan di Leg Kedua?
-
Persib Tak Berdaya di Hadapan Ratchaburi FC, Bojan Hodak Minta Maaf
-
Semalam Dibantai, Bojan Hodak Kecewa ke Thom Haye cs
-
Buntut Sanksi FIFA, Manajer Timnas Indonesia Diganti?
-
Dua Pemain Jong Ajax Keturunan Indonesia, Siapa yang Bisa Susul Maarten Paes Bela Garuda?
-
Siapa Dwi Prio Utomo? Bukan Orang Baru, Asisten Kurniawan Dwi Yulianto di Timnas Indonesia U-17
-
Alasan Jordi Cruyff Pilih Calon Nakhoda Timnas Indonesia Latih Jong Ajax
-
Regenerasi, Anak Legenda Persipura Jadi Andalan Baru Timnas Indonesia U-17