Suara.com - Jordi Amat telah tiba dan bergabung dengan rekan-rekan satu timnya dalam training camp (TC) Timnas Indonesia di Antalya, Turk sejak Rabu (27/12/2023) malam waktu setempat. Sang pemain pun mengungkap kondisi terbarunya pasca menjalani terapi cedera bahu.
Bek klub Malaysia, Johor Darul Ta'zim (JDT) itu terpaksa telat bergabung dengan rekan-rekannya di Turki karena butuh memulihkan cedera bahu.
Atas izin Pelatih Shin Tae-yong, Jordi Amat terbang ke Spanyol untuk menjalani pemulihan cedera yang telah menganggunnya selama memperkuat JDT di Malaysia.
Mantan pemain Swansea City itu kini sudah bergabung dengan tim. Bek berdarah Spanyol itu pun mengklaim sudah cukup fit dalam menatap Piala Asia 2023.
Bahkan, Jordi Amat sudah mengikuti latihan dengan normal. Kamis (28/12/2023) pagi sudah latihan gym, kemudian sorenya latihan di lapangan.
"Saya dalam kondisi bagus, sebelumnya saya menjalani perawatan, jadi kondisi bahu saya semakin baik saat ini," kata Jordi Amat dalam keterengannya, Jumat (29/12/2023).
"Di tiga sampai empat pertandingan (Liga Malaysia) sebelumnya, saya menggunakan painkillers, saya mencoba untuk menghindari operasi. Karena di klub punya laga penting."
Jordi menjadi salah satu pemain yang disiapkan untuk Piala Asia 2023. Kejuaraan itu berlangsung pada 10 Januari sampai 12 Februari 2024.
Timnas Indonesia berada di Grup D bersama Jepang, Irak, dan Vietnam. Sampai dengan saat ini, Jordi Amat menjadi salah satu pemain andalan STY di lini belakang.
Baca Juga: Prediksi Formasi Timnas Indonesia vs Vietnam pada Maret 2024, Hanya Sisakan 1 Pemain Lokal?
"Saya berharap bahu saya oke. Saat ini saya menjalani latihan perdana, dan sempurna, jadi saya senang bisa berada di sini," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar
-
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026