Suara.com - Profil Milutin Sredojevic, pelatih Libya, yang menjadi lawan dari dua uji coba Timnas Indonesia bakal dibahas dalam artikel ini.
Untuk mempersiapkan diri ke Piala Asia 2023, Timnas Indonesia membuat serangkaian uji coba, termasuk dua kali melawan Libya dan sekali melawan Iran.
Laga melawan Libya menjadi yang terdekat karena bakal berlangsung pada 2 dan 5 Januari 2024 di Turki, tempat Skuad Garuda melalukan TC.
Libya sendiri merupakan perwakilan dari Afrika yang saat ini menduduki peringkat ke-120. Artinya, Libya ada 26 peringkat lebih tinggi dari Indonesia di posisi 146.
Adapun, Libya baru saja melakukan pergantian pelatih. Federasi Sepak Bola Libya (LFF) baru menunjuk Milutin Sredojevic pada Oktober 2023 lalu.
Meski begitu, performa Libya terbilang impresif selama ditangani Sredojevic. Dari enam laga, mereka belum pernah tumbang dengan rincian tiga kali menang dan tiga kali kalah.
Di bawah asuhan Sredojevic, Libya memainkan sepak bola kompak dengan pressing yang kerap merepotkan lawan. Kekuatan fisik juga menjadi salah satu keunggulan mereka.
Lantas, seperti apa sepak terjang dari Milutin Sredojevic ini? Berikut ulasan profilnya!
Profil Milutin Sredojevic
Baca Juga: Timnas Indonesia Wajib Tahu, Kelemahan Irak Dibongkar Jelang Piala Asia 2023
Milutin Sredojevic adalah sosok pelatih asal Serbia yang lahir pada 1 September 1969. Ia juga merupakan mantan pesepakbola.
Sredojevi sebelumnya bermain untuk Svoboda Ljubljana, Sineli Belgrade, Grafiar Belgrade, Zorka Subotica dan Pionir Subotica.
Dia beroperasi sebagai gelandang bertahan tetapi terhenti karena cedera lutut yang berulang tetapi dia memilih untuk beralih ke pelatihan untuk tetap bermain sepak bola.
Karier kepelatihan Sredojevic sudah dimulai sejak tahun 1994. Setelah melatih klub-klub Eropa timur, ia memulai petualangannya di sepak bola Afrika pada awal 2000an.
Sredojevic melatih beberapa klub asal Afrika dan beberapa timnas negara Benua Hitam. Ia sempat melatih klub-klub dari Sudan, Afrika Selatan, Uganda, hingga Tanzania.
Sementara kariernya sebagai pelatih tim nasional tercatat pernah membesut Timnas Rwanda, Uganda, Zambia, hingga terbaru Libya.
Berita Terkait
-
Hari Ini Justin Hubner, Sandy Walsh, dan Elkan Baggott Kemungkinan Sudah Gabung di TC Timnas Indonesia
-
Ternyata Seperti ini Pengalaman Dokter Medis Anyar dari Korsel yang akan Gabung Timnas Indonesia
-
Striker Klub Belanda Ikuti Perkembangan TC Timnas Indonesia, Kode Ingin Naturalisasi?
-
Timnas Indonesia Wajib Tahu, Kelemahan Irak Dibongkar Jelang Piala Asia 2023
-
Rafael Struick Gabung ke Pemusatan Timnas Indonesia di Turki: Saya Senang Berada di Sini
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
Terkini
-
Kabar Manis untuk John Herdman, Elkan Baggott Akhirnya Kembali Tampil di Level Senior
-
Komentar Pelatih Fortuna Sittard Usai Justin Hubner Jadi Pahlawan Tim
-
Punya Rekor Buruk, Liverpool Pandang Serius Duel Lawan Klub Kasta Ketiga Ini
-
Kabar Buruk untuk Liverpool, Conor Bradley Menepi Hingga Akhir Musim
-
Persib Bandung Kecam Ancaman Pembunuhan Terhadap Keluarga Thom Haye
-
Persija Panaskan Bursa Transfer, Eks Persib hingga Fajar Fathurrahman Gabung?
-
Persib Juara Paruh Musim, Teja Paku Alam Kirim Kode untuk Pelatih Baru Timnas Indonesia
-
Beckham Putra Ungkap Alasan Selebrasi Ice Cold saat Kalahkan Persija Jakarta
-
Muka Masam Sir Alex Ferguson Usai Manchester United Ulangi Rekor Buruk 44 Tahun Lalu
-
Kronologis Amukan Antonio Conte, Tendang Botol Minum, Teriak-teriak hingga Semprot Wasit