Suara.com - Ketika Jepang, Irak dan Vietnam memilih lawan-lawan dari sesama negara Asia sebagai persiapan menuju Piala Asia 2023, Timnas Indonesia melakukan hal lain. Skuad Garuda memilih menghadapi tim Afrika, Libya.
Ya, Timnas Indonesia direncanakan memainkan tiga pertandingan uji coba sebelum tampil di Piala Asia 2023 yang akan berlangsung di Qatar dari 12 Januari hingga 10 Februari 2024.
Tim asuhan Shin Tae-yong dijadwalkan melawan Libya dalam dua pertandingan tepatnya pada 2 dan 5 Januari 2024 ketika mereka masih menjalani pemusatan latihan di Turki.
Setelahnya, Timnas Indonesia akan bertolak ke Doha, Qatar dan bakal menghadapi Iran pada 9 Januari sebelum bersiap menuju Piala Asia 2023.
Pelatih Shin Tae-yong menjelaskan kenapa Timnas Indonesia memilih Libya sebagai lawan tanding mereka. Dia mengaku tak ada alasan khusus, melainkan sulitnya mencari lawan di awal tahun.
"Sebetulnya tidak ada alasan khusus memilih Libya, memang di tahun baru ini susah mencari lawan tanding," kata Shin Tae-yong dikutip dari laman resmi PSSI, Selasa (2/1/2024).
"Tapi Libya sebagai tim dari Afrika mau datang untuk melawan kita di Turki di tanggal 2 dan 5 Januari ini," tambahnya.
Di Piala Asia 2023, Timnas Indonesia tergabung di Grup D bersama Jepang, Irak dan Vietnam. Ketiga negara diketahui memilih lawan-lawan dari Asia dalam laga uji coba menuju event akbar tersebut.
Jepang telah menghadapi Thailand dengan kemenangan 5-0 pada tahun baru dan bakal menghadapi Yordania sebelum bermain di Piala Asia 2023.
Baca Juga: Rival Timnas Indonesia di Piala Asia 2023, Shin Tae-yong Santai Tanggapi Ganasnya Jepang
Sementara Irak dijadwalkan menghadapi Korea Selatan pada 6 Januari, sementara Vietnam bakal melawan Kirgistan pada 9 Januari mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Timnas Iran Minta Visa Khusus di Piala Dunia 2026, Otoritas AS Masih Cuek Bebek
-
Siapkan Rp900 Miliar Manchester United Selangkah Lagi Dapatkan Pengganti Casemiro
-
Bekas Kota Komunis Bersiap Panen Cuan di Final Liga Champions Arsenal vs PSG
-
Final Liga Champions: PSG Menggila di Depan, Arsenal Tak Tergoyahkan di Belakang
-
Daftar Klub Inggris Paling Sukses di Eropa: Liverpool Masih Juara, Arsenal Coba Cetak Sejarah
-
Hanya Ada 8 Klub! Misi Eks Barcelona Bawa PSG Samai Rekor Real Madrid di Liga Champions
-
Berapa Duit yang Dikantongi Juara Liga Champions? Yang Kalah Cuma Dapat Rp1,2 Triliun
-
Arsenal Terancam Tumbang? PSG Punya Keunggulan 7.000 Menit Jelang Final Liga Champions