Suara.com - Ahmed Ekrawa menjadi pemain kunci Libya saat melibas Timnas Indonesia dalam laga uji coba pada Selasa (2/1/2024) di Mardan Sports Complex.
Timnas Indonesia dibuat tak berdaya menghadapi Libya, meski dalam sebuah laga uji coba skuad Garuda terpongkeng dengan skor telak 0-4.
Salah satu aktor yang sukses menyiksa Timnas Indonesia di laga tersebut adalah Ahmed Ekrawa, sosok penting Timnas Libya sekaligus kapten tim.
Ekrawa turut menyumbang satu gol dalam kemenangan besar Libya atas Indonesia dengan skor 4-0, ia sekaligus pembuka keran gol timnya.
Para pemain Timnas Indonesia mendapat banyak pelajaran berharga dalam kekalahan itu, meski harus segera melakukan perbaikan.
Guna memetik hasil yang lebih baik di laga kedua uji coba melawan Libya pada Jumat (5/1/2024) di tempat yang sama di Turki.
Menariknya Ekrawa juga mengecup Pratama Arhan. Hal itu dilakukan usai dirinya melanggar suami Azizah Salsha tersebut.
Berstatus sebagai kapten Timnas Libya, Ahmed Ekrawa sudah berusia 34 tahun tapi masih menjadi momok menakutkan bagi setiap lawannya.
Terbukti satu kesalahan pemain Timnas Indonesia langsung dihukum dengan aksinya yang berujung gol pembuka Libya atas Indonesia.
Meski berada dalam posisi yang kurang menguntungkan, perhitungan matang Ekrawa berhasil memperdayai Syahrul Trisna.
Teror Ekrawa terhadap ini bertahan skuad Garuda tak berhenti meski sudah mencetak gol, serangan demi serangan lewat kakinya sangat membahayakan.
Hal itu terbukti selain mencetak gol, Ekrawa juga berkontribusi pada gol kedua Libya yang dilesakkan Omar Alkhoja.
Lahir di Tripoli pada 21 April 1989, menurut catatan resmi Transfermarkt Ekrawa sebenarnya baru dua kali menorehkan caps bersama Libya.
Karier sepak bola profesionalnya baru terlihat pada 2018, ia lebih banyak menghabiskan waktu bermain di kompetisi lokal negaranya.
Saat ini Ekrawa bermain untuk Al Ahli SC Tripoli, ia baru bergabung pada Juli 2023 lalu dari Al Ahli Benghazi, berikut biodata singkatnya.
Nama Lengkap: Ahmed Mohammed Rajab Ekrawa
Kebangsaan: Libya
Tempat Tanggal lahir: Tripoli, 21 April 1989
Usia: 34 tahun
Posisi: Penyerang
Klub: Al Ahli Tripoli
Kontributor: Eko
Berita Terkait
-
Thiago Silva dan Sergio Busquets Jadi Panutan Iqbal Gwijangge
-
Permintaan Indra Sjafri, Iqbal Gwijangge Siap Jadi Gelandang Jangkar Timnas Indonesia U-20
-
Dicoret STY, Adam Alis Sempat Bikin Kontroversi Jelang TC Timnas Indonesia
-
Dua Pemain Timnas Indonesia yang Dicoret Shin Tae-yong Bocor di Media Sosial
-
Indra Sjafri Tidak Melarang Pemain Timnas Indonesia Makan Mi Instan, Tapi..
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali
-
Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG
-
Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens
-
Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber
-
Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji
-
Link Live Streaming PSG vs Arsenal: Siapa Bakal Angkat 'Si Kuping Besar'?
-
Head to Head Luis Enrique vs Klub Inggris: Arsenal Jadi Korban Terbaru?
-
Wasit Final Liga Champions Daniel Siebert: Klub Inggris Lebih Sering Menang, PSG Waspada