Suara.com - Pelatih Bali United FC, Stefano Cugurra menilai rencana menggelar uji coba melawan klub luar negeri seperti Vietnam memberi dampak positif bagi tim di jeda BRI Liga 1 2023/24.
Salah satunya mengembalikan kondisi pemain dalam keadaan siap menghadapi laga selanjutnya. Termasuk memberi kesempatan kepada pemain yang minim menit bermain merasakan pengalaman berlaga di level internasional.
Hal itulah yang menurutnya menguntungkan bagi persiapan Bali United.
“Tentu sangat bagus. Buat kami punya uji coba sebelum main di Liga 1. Selain itu juga kami bisa bermain di level internasional lagi,” ujar Stefano Cugurra seperti dikutip dari Liga Indonesia Baru.
“Mudah-mudahan pengalaman ini bermanfaat untuk tim,” harapnya.
Tim berjuluk Serdadu Tridatu diagendakan akan menghadapi dua tim asal Vietnam. Dia pun mematok target, persiapan tim semakin matang saat menjalani pekan ke-24 melawan Persik Kediri pada 6 Februari 2024 mendatang.
Dalam agenda uji coba tersebut dipastikan tidak akan diperkuat dua pemain asingnya yakni Elias Dolah dan Mohammed Rashid yang bergabung dengan negaranya masing-masing di ajang Piala Asia 2023 yang dihelat di Qatar mulai 12 Januari 2024 mendatang.
“Yang pasti target utama kami adalah punya persiapan tim untuk melanjutkan kompetisi Liga 1 musim ini. Sebab kami tahu format Liga 1 kali ini cukup panjang,” tutur pelatih berusia 50 tahun itu.
“Mudah-mudahan persiapan yang bagus buat tim,” pungkas pelatih yang akrab disapa Teco ini.
Baca Juga: Profil Ahmed Ekrawa, Kapten Libya yang Kecup Pratama Arhan Sekaligus Acak-acak Timnas Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT RI ke-81, Tradisi Panjat Pinang Kembali Meriahkan Kalimalang
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?