Suara.com - Torino memperpanjang mimpi buruk juara bertahan Napoli di Liga Italia musim 2023/2024 dengan meraih kemenangan 3-0 pada pertandingan yang dimainkan di Stadio Olimpico Grande Torino, Minggu (7/1/2024) malam WIB.
Tambahan tiga poin membawa Torino naik ke posisi kesepuluh di klasemen sementara dengan 27 poin. Sedangkan Napoli hanya unggul satu posisi, yakni di posisi kesembilan, dengan 28 poin, demikian catatan laman resmi Liga Italia.
Para penggemar Napoli yang geram dengan penampilan timnya melempari suar ke dalam lapangan, sebagai bentuk protes atas torehan buruk Partenopei. Keberhasilan meraih scudetto pada musim lalu kini telah terlupakan, apalagi mereka kini menelan kekalahan ketiga dari empat pertandingan di semua kompetisi.
Tanpa diperkuat penyerang asal Nigeria Victor Osimhen, Napoli asuhan Walter Mazzarri gagal mencetak gol untuk empat pertandingan secara beruntun. Mereka kini tertinggal 20 poin dari pemuncak klasemen Inter Milan, dan lebih dekat dengan zona degradasi ketimbang pucuk klasemen.
Antonio Sanabria membuka keunggulan Torino pada menit ke-43, saat ia dengan mudah memasukkan bola dari jarak dekat. Situasi bertambah buruk bagi Napoli pada menit ke-50, ketika pemain debutan Pasquale Mazzocchi mendapat kartu merah akibat pelanggaran kerasnya terhadap Valentino Lazaro.
Dua menit setelah Mazzocchi diusir keluar lapangan, Nikola Vlasic menggandakan keunggulan Torino melalui sepakan mendatar dari luar kotak penalti.
Torino masih memiliki peluang-peluang bagus melalui sepakan Sanabria yang membentur tiang gawang, dan Duvan Zapata gagal menyambar bola pantul.
Namun Alessandro Buongiorno membukukan gol ketiga Torino pada menit ke-66, saat tandukannya gagal diantisipasi kiper Pierluigi Gollini.
Pada pertandingan lainnya, Lazio membawa pulang kemenangan 2-1 saat melawat ke markas Udinese. Luca Pellegrini membawa Lazio membuka keunggulan pada menit ke-12, sebelum Walace menyamakan kedudukan untuk Udinese lewat golnya pada menit ke-59.
Baca Juga: Tiba di Qatar, Timnas Indonesia Disambut Meriah Para Suporter
Lazio lantas memastikan perolehan tiga poin melalui gol penentu kemenangan dari Matias Vecino pada menit ke-76. Kemenangan ini membawa Lazio menduduki posisi keenam di klasemen dengan 30 poin, sementara itu Udinese berada di posisi ke-16 dengan 17 poin. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Susunan Pemain Persija vs Persib: Adu Tajam Eksel Runtukahu dan Andrew Jung
-
Profil Timnas Mesir: Raja Afrika Berburu Pembuktian di Level Piala Dunia
-
Link Live Streaming Persija vs Persib: El Clasico Penentu Arah Juara Super League
-
Ambisius! Jonathan David Mau Geser Popularitas Hoki Es Kanada di Momentum Piala Dunia 2026
-
Kurniawan Dwi Yulianto Yakin Jepang Punya Celah, Timnas Indonesia U-17 Tak Mau Menyerah
-
Timnas Indonesia U-17 Terjepit di Grup B Piala Asia 2026, Ini Skenario Lolos ke Perempat Final
-
Bongkar Masterplan John Herdman untuk Piala Asia 2027: Padukan Bintang Lokal dan Diaspora Eropa!
-
Johan Manzambi Yakin Timnas Swiss Jadi Kuda Hitam Piala Dunia 2026, Meski Sama Sekali Tak Dijagokan
-
Nils Liedholm: Gelandang Elegan nan Garang, Pahlawan Swedia di Piala Dunia 1958
-
4 Bintang Muda Asia Siap Guncang Piala Dunia 2026, Nestory Irankunda Hingga Ibrahim Sabra