Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY) diharapkan mengeluarkan tajinya untuk sekali lagi mengalahkan tim raksasa Asia, Jepang. STY sebagai pelatih pernah mengalahkan Jepang dengan skor telak pada 2017 lalu.
Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong akan menghadapi Jepang dalam matchday pamungkas Grup D Piala Asia 2023 di Stadion Al Thumama, Doha, Qatar, Rabu (24/1/2024) malam ini pukul 18:30 WIB.
Timnas Indonesia tentu berharap banyak pada tuah Shin Tae-yong. Sebagai seorang pelatih, ia pernah mengalahkan Jepang saat membesut Korea Selatan.
BACA JUGA: Head to Head Jepang vs Timnas Indonesia: Skuad Garuda Pernah Menang?
Momen tersebut terjadi dalam partai final turnamen EAFF (East Asian Football Federation), ajang khusus negara-negara Asia Timur, pada tahun 2017. Saat itu, Shin Tae-yong membawa negaranya menang telak 4-1 atas Jepang.
Publik sepak bola Indonesia tentu berharap Shin Tae-yong kembali menunjukkan tuahnya, untuk setidaknya menahan imbang Jepang untuk membuka kans lolos ke 16 besar Piala Asia 2023 sebagai salah satu peringkat tiga terbaik fase grup.
Pelatih 53 tahun itu pernah membuktikan bahwa tidak ada yang mustahil dalam sepak bola. Itu saat Korea Selatan mengalahkan Jerman 2-0 di Piala Dunia 2018.
Bak deja vu, saat itu Jerman lebih diunggulkan ketimbang Korea Selatan. Laga itu juga matchday penutup babak fase grup.
Terkait catatan ini, Shin Tae-yong mengakui memang punya catatan yang cukup baik saat bertemu Jepang. Namun, di sisi lain, ia juga sadar dengan perbedaan kualitas yang masih jauh antara Timnas Indonesia dan Jepang.
Namun, STY akan berusaha membuat Timnas Indonesia bermain bagus melawan Jepang. Bagi dia, yang terpenting adalah usaha dulu.
"Ya, saya memiliki banyak pengalaman bermain melawan Jepang, baik sebagai pemain maupun pelatih. Jelas, Indonesia lebih lemah dari Jepang, tetapi saya masih ingin mencoba yang terbaik bersama para pemain untuk mendapatkan hasil terbaik," kata Shin Tae-yong seperti dilansir ASEAN Football, Rabu (24/1/2024).
Timnas Indonesia saat ini berada di ujung tanduk dalam perebutan satu tiket ke babak 16 besar lewat jalur empat tim peringkat tiga terbaik.
Kemenangan Suriah atas India dan kekalahan Hongkong dari Palestina dalam matchday terakhir grup lainnya semalam membuat Timnas Indonesia wajib minimal menahan imbang Jepang.
Jika menelan kekalahan dari Jepang, skuad Garuda akan menggantungkan nasibnya kepada Bahrain (Grup E) dan Oman (Grup F).
Berita Terkait
-
Skandal! Dean James Punya 2 Paspor? NAC Breda Desak KNVB Selidiki
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Menyambut Era John Herdman, Skuad Final Timnas Indonesia Segera Diumumkan?
-
Justin Hubner di Belanda: Sudah Murah, Gacor, Eh Ditaksir PSV Eindhoven Pula!
-
Tunjukkan Performa Memukau, Ezra Walian Layak Comeback ke Timnas Indonesia!
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Skandal! Dean James Punya 2 Paspor? NAC Breda Desak KNVB Selidiki
-
Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol
-
Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero
-
FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Pascal Struijk Pamer Tato Garuda Usai Asisten Timnas Indonesia Berkunjung ke Leeds, Kode Gabung?
-
Satu Posisi Penting di Timnas Indonesia Era John Herdman Justru Masih Kosong
-
Rival Timnas Indonesia Pusing, Pelatih Bulgaria Kekurangan Pemain Jelang FIFA Series 2026