- Kiper FC Volendam asal Indonesia, Kayne van Oevelen, terpilih sebagai Pemain Terbaik Eredivisie periode bulan April.
- Penghargaan tersebut diraih berkat catatan dua clean sheet dan empat belas penyelamatan krusial bagi timnya.
- Pemain berusia 22 tahun keturunan Surabaya ini berpeluang memperkuat Timnas Indonesia karena belum pernah membela Belanda.
Suara.com - Satu lagi talenta berdarah Indonesia mencuri perhatian di panggung sepak bola Eropa. Kiper muda FC Volendam, Kayne van Oevelen secara resmi dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Eredivisie untuk edisi bulan April.
Pengakuan prestisius ini datang setelah kiper berusia 22 tahun tersebut menunjukkan performa fenomenal di bawah mistar gawang.
Menurut laporan media Belanda, Voetbalprimeur kontribusinya sangat krusial dalam membantu Volendam meraih poin-poin penting dalam perjuangan mereka keluar dari zona degradasi.
"Pemain andalan FC Volendam dinobatkan sebagai pemain terbaik bulan ini setelah meraih poin-poin penting," tulis Voetbalprimeur dalam tajuk laporannya.
Gelar ini bukanlah tanpa alasan. Statistik Van Oevelen sepanjang bulan April memang sangat mentereng.
Dari tiga pertandingan yang ia jalani, ia sukses mencatatkan dua kali clean sheet dan melakukan total 14 penyelamatan penting.
"Van Oevelen mencatatkan dua kali clean sheet dan melakukan empat belas penyelamatan. Akibatnya, kiper tersebut dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Bulan Ini untuk pertama kalinya dalam kariernya," jelas Voetbalprimeur.
Yang lebih menarik bagi publik sepak bola Indonesia adalah fakta bahwa penjaga gawang dengan postur raksasa 199 cm ini ternyata memiliki ikatan darah dengan tanah air.
Penjaga gawang berusia 22 tahun ini diketahui memiliki garis keturunan dari Surabaya, Jawa Timur.
Baca Juga: Update Kasus Pasporgate Dean James: Liga Belanda Terancam Chaos!
Peluangnya untuk suatu saat nanti membela Timnas Indonesia pun sangat terbuka lebar.
Hingga saat ini, pemain kelahiran 7 Agustus 2003 tersebut tercatat belum pernah menerima panggilan dari tim nasional Belanda di level manapun, baik junior maupun senior.
Hal ini akan mempermudah proses perpindahan federasi jika PSSI memutuskan untuk menaturalisasinya di masa depan.
Berita Terkait
-
Pintu Timnas Indonesia Masih Terbuka, Pemain yang Belum Masuk Daftar TC Berpeluang Dipanggil
-
Skandal Pasporgate Dean James Bikin Panik KNVB, Eredivisie 2025/2026 Terancam Tak Selesai
-
Jadi Raja Assist dan Bawa Tim Promosi, Andik Vermansah Layak Dapat Panggilan John Herdman?
-
Resmi Timnas Indonesia Masuk Pot 4 Drawing Piala Asia 2027, Potensi Grup Neraka Mengintai
-
Pemanasan Jelang Gabung Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan Cetak Assist di AS Trencin
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
4 HP Spek Premium untuk Gaming Berat hingga Fotografi Kualitas Tinggi
-
Studio Passione Garap Anime Gourmet Berjudul I Love Dokagui! Mochizuki-san
-
Diserang dari Seluruh Penjuru, Infantino Mohon Maaf Batal Jual Saham Piala Dunia
-
BRI Consumer Expo 2026 Hadir di PIK2, Saat Tepat Wujudkan Rumah dan Kendaraan Impian
-
BRI Consumer Expo 2026 Goes to PIK2: Banyak Promo Menarik untuk Pembelian Rumah dan Mobil Baru
-
Suspensi Berlanjut, Saham WIKA Masih Belum Bisa Dibeli
-
Investor China Ancam Seret Proyek PSEL Makassar ke Arbitrase Internasional, Klaim Rugi Rp2,4 T
-
Peringatan 81 Tahun Bom Hiroshima Menuntut Penghapusan Senjata Nuklir Dunia Sekarang
-
Prabowo Undang Peneliti BRIN ke Istana, Bahas Solusi Pangan hingga Teknologi Perahu Surya
-
Pemerintah Klaim Lapangan Kerja Baru Lebih Banyak Ketimbang PHK