Suara.com - Di balik superiornya Australia atas Timnas Indonesia, Shin Tae-yong ternyata menyimpan kisah manis saat membungkam skuad asuhan Graham Arnold dengan skor 5-0.
Timnas Indonesia menatap laga besar melawan Australia di babak perempat final Piala Asia 2023, Shin Tae-yong punya modal besar.
Duel Timnas Indonesia melawan Australia digelar pada Minggu (28/1/2024) di Stadion Ar-Rayyan, Kota Pendidikan, Qatar pukul 18.30 WIB.
Shin Tae-yong memiliki catatan positif saat bersua pelatih Australia. Juru taktik asal Korea Selatan itu berhasil membelasah klub asuhan Graham Arnold dengan skor 5-0.
Momen ini bukan terjadi di Piala Asia, namun di level klub terpatnya di Piala AFC 2011-2012 ketika menukangi Seongnam Ilhwa.
Shin Tae-yong berhasil membekuk Central Coast asuhan Graham Arnold di babak penyisian grup dengan skor telak 5-0.
Lima gol yang tercipta masing-masing dicetak Lee Chang-hun (39'), Kim Sung Hwan (70') dan Vladimir Jovancic (84').
Dua gol lainnya dicetak Everton Santos, kemenangan besar itu sekaligus membawa Seongnam Ilhwa melaju ke babak 16 besar sebagai juara Grup C.
Tak pelak Shin Tae-yong diharapkan mampu mengulang kesuksesan saat membelasah klub Australia itu di babak 16 besar Piala Asia 2023.
Baca Juga: Sejarah Kelam Head to Head Timnas Indonesia vs Australia, Skuad Garuda 4 Kali Dibantai
Shin Tae-yong membawa misi besar di Piala Asia 2023 setelah lolos secara dramatis dari babak penyisihan grup, kini dihadapkan Australia.
Tak ada bantuan dari laga lainnya seperti yang terjadi di fase grup, di babak knock-out hanya Timnas Indonesia sendiri yang harus berjuang.
Menang atau kalah jadi hasil yang akan diterima, akankah skuad Garuda mampu mengalahkan Australia dan melaju ke babak perempat final? menarik dinantikan.
Timnas Indonesia lolos ke babak 16 besar Piala Asia 2023 sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik di fase grup.
Setelah melewati tiga pertandingan di babak penyisihan grup dengan dua kekalahan dari Irak dan Jepang serta satu kemenangan atas Vietnam.
Kontributor: Eko
Berita Terkait
-
Hitung-hitungan Ranking FIFA Indonesia jika Kalahkan Australia di 16 Besar Piala Asia 2023
-
Jadi Wasit Laga Timnas Indonesia vs Australia, Mohammed Abdulla Hassan Pernah Rugikan Skuad Garuda di Final Piala AFF
-
4 Pemain Timnas Indonesia yang Selalu Tampil Penuh di Fase Grup Piala Asia 2023, Pratama Arhan Termasuk
-
Pelatih Australia Serius Intip Strategi Timnas Indonesia: Kami Harus Menang
-
Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia Hadapi Australia, Siapa Bakal Patahkan Gempuran The Socceroos?
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Avanza Seret Vixion di Palembang Ternyata Berawal dari Rencana Buka Warung Kopi
-
Ulasan The Kidnapping Day: Menemukan Makna Keluarga dari Kisah Penculikan
-
5 HP Realme RAM 8 GB Murah Mulai Rp1 Jutaan, Ini Pilihannya
-
BRI Dukung Edukasi Keamanan Transaksi Digital dan Bahaya Modus Penipuan di Situbondo
-
Karhutla Ganggu Kualitas Udara, 934 Kasus ISPA Tercatat di Kayong Utara
-
Pemilik KM Mutiara Sentosa II Diduga Bermasalah, 3 Kali Alami Kecelakaan Kapal
-
Diduga Intimidasi Warga yang Nongkrong, Polresta Solo Amankan 4 Orang
-
Poco C81 Pro Bikin HP Entry-Level Makin Gahar, Bawa Baterai 6000mAh dan Layar 120Hz
-
Danantara Housing Expo 2026: BRI Hadirkan KPR Cicilan Mulai Rp1 Jutaan
-
Erick Thohir Ada Agenda sebagai Menpora, PSSI Tunda Evaluasi Kegagalan John Herdman