Suara.com - Timnas Indonesia harus mengakui hebatnya Australia dalam babak 16 besar Piala Asia 2023 di Stadion Jassim Bin Hamad, Al-Rayyan, Qatar, Minggu (28/1/2024) malam WIB. Skuad Garuda takluk 0-4 di pertandingan tersebut yang membuat mereka harus angkat koper dari turnamen ini.
Dua gol Australia dicetak di babak pertama lewat bunuh diri Elkan Baggott dan tandukan Martin Boyle. Sementara dua lagi di babak kedua oleh Craig Goodwin dan Harry Soutter.
Timnas Indonesia sejatinya tidak main buruk, kasalahan yang membuat gawang Garuda kebobolan. Adapun Kekalahan membuat Timnas Indonesia tersingkir dari Piala Asia 2023.
Terlepas dari itu, apakah kekalahan atas Australia membuat ranking FIFA Timnas Indonesia jatuh? Jawabannya adalah tidak, skuat Garuda tetap bertahan di posisi 142 dunia.
Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan sudah diatur dalam peraturan FIFA. Tim yang kalah di fase gugur turnamen besar seperti Piala Asia, Piala Eropa, hingga Piala Dunia, tidak ada pengurangan poin.
Namun, untuk tim yang berhasil meraih hasil imbang dan kemenangan, tetap akan mendapatkan poin.
Oleh karena itu, Timnas Indonesia kini tetap di posisi 142 dunia dengan 1,072.85 angka. Sementara itu, Australia berhasil naik satu tangga ke peringkat 2 dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi