Suara.com - Bali United menyatakan harga tiket laga kandang di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar dapat diturunkan menjadi Rp70 ribu - Rp75 ribu, dari harga sekarang Rp80 ribu dan harga pembelian di lokasi Rp100 ribu.
"Saya ingin tahu penyebab utamanya apa yang membuat suporter menurun ke stadion," kata bos Bali United, Pieter Tanuri seperti dikutip Antara, Senin (5/2/2024).
Dia mengungkapkan harga tiket Rp70 ribu - Rp75 ribu itu di luar biaya administrasi dengan alasan perhitungan sudah sesuai dengan penyewaan Stadion Dipta.
Manajemen Bali United sudah menginformasikan harga tiket baru itu kepada perwakilan suporter. Saat ini, tiket dijual secara daring dan langsung di Stadion Dipta sebelum pertandingan.
Harga tiket regular sebelum hari pertandingan kandang yang dijual secara daring melalui aplikasi Bali United, dipatok pada Rp80 ribu.
Sedangkan harga tiket pada hari pertandingan mengikuti harga normal Rp100 ribu. Sebelumnya, harga tiket menonton pertandingan kandang Bali United mencapai Rp60 ribu per orang.
Manajemen Bali United lalu menaikkannya menjadi Rp100 ribu sejak Juni 2023 karena mempertimbangkan pengurangan kapasitas setelah penerapan kursi penonton tunggal sesuai standar FIFA.
Saat ini, kapasitas tempat duduk tunggal di stadion markas klub Serdadu Tridatu --julukan Bali United-- mencapai 18 ribu kursi tunggal dari sebelumnya tanpa kursi tunggal sekitar 22 ribu penonton.
Kenaikan harga tiket itu dikeluhkan suporter sehingga manajemen terpaksa menurunkannya menjadi Rp80 ribu pada Agustus 2023. Sedangkan harga tiket VIP adalah Rp400.000 per orang.
Baca Juga: Lawan Tim Besar di Dua Laga Terakhir, Persis Solo Semringah Bisa Raup 4 Poin
Meski harga tiket reguler mencapai Rp80 ribu, kapasitas Stadion Dipta saat Bali United berlaga rata-rata di bawah 10 ribu penonton.
Berita Terkait
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Siapa Keanu Sanjaya? Pahlawan Timnas Indonesia U-17 yang Pernah Cicipi Latihan di Klub Spanyol
-
Hasil BRI Super League: Taklukkan Bali United, MU Menjauh dari Zona Merah
-
Libas PSM Makassar, Bali United Raih 3 Kemenangan Beruntun
-
Link Live Streaming Bali United vs PSM Makassar, Momentum Juku Eja Lepas dari Papan Bawah?
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati
-
Persija Terusir dari Jakarta, Paulo Ricardo Tetap Pasang Target Bungkam Persib
-
Timnas Indonesia Lawan Oman dan Mozambik di GBK Untuk Dongkrak Ranking FIFA Juni 2026
-
Marc Klok Persilakan Bobotoh Hadir, Jakmania Layangkan Protes Keras ke Erick Thohir