Suara.com - Sebelumnya, harapan para penggemar sepak bola Indonesia untuk melihat Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen beraksi dengan seragam Timnas Indonesia menghadapi kendala.
Proses naturalisasi dua pemain diaspora ini terhambat karena adanya jadwal reses di DPR-RI.
Dalam konteks ini, terdapat dua aspek menarik yang dapat diulas mengenai penundaan proses naturalisasi kedua pemain tersebut. Berikut adalah pembahasannya!
Dianggap Sebuah Kerugian oleh Pengamat
Ronny Pangemanan, seorang pengamat dan komentator sepak bola, mengemukakan pandangannya terkait penundaan proses naturalisasi dua pemain diaspora, Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen.
Menurut Ropan, sapaan akrabnya, situasi ini dianggap merugikan bagi Timnas Indonesia.
"Merupakan suatu kekecewaan bahwa keterlambatan terjadi antara Ragnar Oratmangoen dan Thom Haye," ujar Ropan dalam saluran YouTube Bung Ropan.
Berkasnya Sebenarnya Sudah Beres
Konfirmasi mengenai situasi tersebut telah diberikan oleh anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga. "DPR sedang reses pada hari ini, Rabu, 7 Maret 2024, hingga bulan Maret," ungkapnya.
Baca Juga: Nyari Gara-gara, Pemain Vietnam Sebut Naturalisasi Timnas Indonesia Tak Menakutkan
Menurut Arya, beberapa dokumen terkait naturalisasi kedua pemain tersebut sudah selesai. Selanjutnya, mereka hanya perlu menjalani proses sidang di Komisi X DPR RI.
"Proses naturalisasi Ragnar dan Thom Haye telah selesai di pemerintah, dan sekarang kita berusaha untuk memajukan ke tahap sidang di DPR," jelasnya.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan