Suara.com - Pelatih Suwon FC, Kim Eun-joong, menegaskan bahwa Pratama Arhan direkrut bukan sebagai alat marketing untuk mendongkrak popularitas klub.
Kekhawatiran bahwa bek kiri Timnas Indonesia tersebut cuma menjadi “alat jualan” saja muncul setelah pengalamannya bermain di Jepang bersama Tokyo Verdy.
Dua musim bermain di sana, Pratama Arhan cuma tampil empat kali di kompetisi resmi. Muncul anggapan Tokyo Verdy cuma memanfaatkan popularitas Arhan.
Menanggapi hal ini, Kim Eun-joong dengan tegas menampik isu bahwa Arhan direkrut murni karena kemampuanya.
“K-League tidak pernah merekrut pemain karena marketing, kami merekrut dia karena dia pemain timnas, itu alasannya," kata Kim Eun-joong kepada wartawan di Stadion PTIK, Jakarta, Senin (12/2/2024).
Lantas, seperti apa sepak terjang dari Kim Eun-joong sendiri?
Profil Kim Eun-joong
Pria kelahiran Seoul, Korea Selatan, pada 8 April 1979, ini memiliki rekam jejak yang cukup panjang di dunia sepak bola Negeri Ginseng.
Sebelum terjun di dunia kepelatihan, Kim Eun-joong sempat bermain bersama sejumlah klub seperti Daejeon Citizen, FC Seoul, Gangwon FC, Jeju United, hingga Pohang Steelers.
Baca Juga: Alasan Persib Tolak Lawan Suwon FC di Laga Uji Coba, Bojan Hodak Bongkar Penyebab
Kim Eun-joong juga sempat berkarier di luar negeri bersama klub Jepang, Vegalta Sendai, dan klub China, CS Ginde.
Karier kepelatihannya bermula ketika ditunjuk sebagai asisten pelatih di AFC Tubize (Belgia) yang membantu sejumlah pelatih kepala. Mulai dari Colbert Marlot, Regis Brouard, Thierry Goudet, William Salvadori, hingga Thierry Berghmans.
Pada tahun 2017, Kim Eun-joong dipanggil pulang oleh Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) untuk menjadi asisten pelatih timnas U-23.
Selama bertugas, ia sempat membantu sejumlah pelatih seperti Kim Hak-bun, Kim Gong-gol, hingga Hwang Sun-hong. Setidaknya, tugas sebagai asisten pelatih itu berlangsung selama empat tahun. Mulai dari tahun 2017 hingga akhir tahun 2017.
Sebab, dia sudah dipercaya untuk menjadi pelatih kepala di timnas U-19 Korea Selatan pada 2021.
Salah satu kiprah paling sukses Kim Eun-joong selama menjadi asisten pelatih Korea Selatan ialah mengantarkan anak asuhnya meraih medali emas Asian Games 2018 dan juara Piala Asia U-23 2020.
Berita Terkait
-
Alasan Persib Tolak Lawan Suwon FC di Laga Uji Coba, Bojan Hodak Bongkar Penyebab
-
Pratama Arhan Tak Dimainkan di Uji Coba Lawan Bhayangkara FC karena Hal Ini
-
Pratama Arhan Dirujak Gara-Gara Muncul di Acara Kampanye Mertua Bareng Azizah Salsha
-
Pantas Pratama Arhan Buat Status Galau, Azizah Salsha Singgung Belum Cinta saat Awal Nikah
-
Wajah Pratama Arhan dan Azizah Tampil di LED Besar di Kampanye Andre Rosiade: Asli 'Cringe' Banget
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Lionel Messi Jadi Spider-Man? Aksi Terbangnya Bareng Tom Holland Bikin Heboh
-
Teror Suporter Meksiko: Pasang Petasan hingga Gelar Konser Dadakan Depan Hotel Ekuador
-
Viral Aneh di Piala Dunia 2026: Foto Lewat TV dan Unggah di Sosmed Jadi Tren
-
Erling Haaland Pahlawan! Norwegia Tantang Brasil di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Skandal FIFA! 50 Anggota Parlemen UE Desak Infantino Diseret ke Meja Hijau
-
Viral Video Lawas Ramalan Diego Maradona: Laga Piala Dunia 2026 Dibagi 4 Babak
-
Anak Patrick Kluivert dan 2 Pemain Belanda Jadi Korban Serangan Rasis Usai Kegagalan de Oranje
-
Kalah dari Maroko, Jalanan Belanda Berubah Jadi Medan Perang Suporter vs Polisi
-
Belanda Angkat Koper, Virgil van Dijk Jadi Kambing Hitam Disebut Pemain Lemah
-
Der Panzer Tersingkir! Julian Nagelsmann Dituding Perusak Mental Pemain Jerman