Suara.com - Klub divisi utama Korea Selatan, Suwon FC melakoni pemusatan latihan (TC) dan laga-laga uji coba di Indonesia karena informasi dari pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY).
Hal itu disampaikan pelatih Suwon, Kim Eun-joong seusai memimpin timnya memainkan pertandingan uji coba melawan Dewa United di Dewa United Arena, Tangerang, Jumat (16/2/2024).
“Saya diberi tahu pelatih Shin Tae-yong bahwa timnasnya (Timnas Indonesia) sudah membaik, Liga 1-nya juga sudah bagus. Situasinya juga bagus, pertandingannya juga berjalan dengan bagus,” kata pelatih Kim dikutip dari Antara, Jumat (16/2/2024).
Suwon memainkan tiga pertandingan uji coba di Tanah Air, yakni melawan Timnas Indoensia U-20, Bhayangkara FC, dan kemudian dengan Dewa United.
Pelatih Kim menilai ia cukup puas melihat permainan anak-anak asuhnya saat melawan klub-klub di Indonesia. Satu-satunya kendala menurutnya adalah cuaca di Indonesia yang cukup panas.
BACA JUGA: Mahar Rp1,7 Triliun, Barcelona Siap Lepas Frenkie de Jong ke Manchester United
“Yang paling beda adalah cuaca, cuacanya panas sekali. Jadi pemain Korea cepat lelah dengan cuaca seperti itu,” ujar pelatih pemilik lisensi B tersebut.
Salah satu faktor yang membuat nama Suwon cukup dikenal di Indonesia adalah karena klub tersebut belum lama ini merekrut bek kiri Timnas Indonesia, Pratama Arhan.
Namun, Arhan sejauh ini belum dimainkan oleh Suwon, baik saat melawan Bhayangkara FC maupun saat melawan Dewa United.
Baca Juga: 'Anak Emas' STY di Timnas Indonesia, Suwon FC Tuntut Pratama Arhan Main Bagus di Level Klub
Pelatih Kim berargumen bahwa ia masih memberikan waktu istirahat bagi mantan bintang PSIS Semarang tersebut.
“Bhayangkara itu juga (Arhan) tidak ikut main, karena sudah selesai Piala Asia. Saya kasih dia waktu libur karena besok akan kembali ke Korea. Jadi Arhan mendapat waktu liburan bersama keluarga, dan dia mungkin pada Minggu (18/2/2024) akan ke Korea,” pungkas sang pelatih.
Pada musim 2023 lalu, Suwon FC menduduki posisi ke-11 dari 12 klub di klasemen akhir K League 1, kompetisi kasta tertinggi Korea Selatan.
Mereka kemudian memainkan pertandingan playoff degradasi/promosi melawan Busan IPark, dan berhasil meraih kemenangan agregat 6-4 untuk membuat mereka bertahan di divisi teratas kompetisi sepak bola Korea Selatan.
Musim 2024 K League 1 sendiri akan bergulir mulai awal Maret mendatang.
Berita Terkait
-
ABM LOC Pastikan Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia Siap Digelar di Stadion Manahan
-
DPR RI Setujui Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery! Selangkah Lagi Bela Timnas Indonesia
-
Pemain Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026 Mulai Terungkap!
-
Resmi Perpanjang Kontrak Bersama Persija, Eksel Runtukahu Pasang Target Juara di Bawah Racikan STY
-
Wajib Ditiru Petinggi PSSI! Eks Musuh STY Tundukkan Kepala Usai Kegagalan Korsel
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Lionel Messi Jadi Spider-Man? Aksi Terbangnya Bareng Tom Holland Bikin Heboh
-
Teror Suporter Meksiko: Pasang Petasan hingga Gelar Konser Dadakan Depan Hotel Ekuador
-
Viral Aneh di Piala Dunia 2026: Foto Lewat TV dan Unggah di Sosmed Jadi Tren
-
Erling Haaland Pahlawan! Norwegia Tantang Brasil di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Skandal FIFA! 50 Anggota Parlemen UE Desak Infantino Diseret ke Meja Hijau
-
Viral Video Lawas Ramalan Diego Maradona: Laga Piala Dunia 2026 Dibagi 4 Babak
-
Anak Patrick Kluivert dan 2 Pemain Belanda Jadi Korban Serangan Rasis Usai Kegagalan de Oranje
-
Kalah dari Maroko, Jalanan Belanda Berubah Jadi Medan Perang Suporter vs Polisi
-
Belanda Angkat Koper, Virgil van Dijk Jadi Kambing Hitam Disebut Pemain Lemah
-
Der Panzer Tersingkir! Julian Nagelsmann Dituding Perusak Mental Pemain Jerman