Suara.com - Pelatih Arsenal Mikel Arteta sudah tidak sabar lagi untuk memimpin anak-anak asuhnya bermain di babak 16 besar Liga Champions (UCL) melawan FC Porto di Stadion do Dragao, Kamis dini hari (22/2/2024).
Hal ini dikatakan Arteta karena The Gunners sudah lama tidak bermain di babak gugur UCL. Mereka terakhir kali mencicipi babak kompetisi antar-klub teratas benua biru ini tujuh tahun yang lalu dengan laga terakhir ketika ditaklukkan Bayern Muenchen dengan agregat 2-10 di babak yang sama.
“Senang sekali kami berhak berada di sini. Sudah tujuh tahun sejak kami berada di tabel ini untuk pertandingan seperti ini dan 14 tahun sejak kami mampu melaju ke tahap berikutnya,” kata Arteta, melansir dari laman resmi klub, Rabu seperti dimuat Antara.
Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung Liga Champions Malam Ini: Ada Napoli vs Barcelona
“Itu tantangannya, itulah yang ada di depan kami dan kami sangat bersemangat menghadapinya, dan menggapainya dengan penuh keyakinan, Itu sudah pasti,” tambahnya.
Jelang babak 16 besar UCL, Arsenal sedang dalam performa bagus di Liga Inggris dimana dari lima laga terakhir meraih hasil sempurna dengan mencetak 21 gol dan hanya kebobolan dua gol.
Sebagai pelatih, Arteta ingin anak-anak asuhnya meneruskan performa apik itu ketika bersua Porto di UCL walaupun di sisi lain, sebagian besar pemain-pemainnya belum ada yang mempunyai pengalaman bermain di UCL dan mencapai babak 16 besar.
“Kami belum punya pengalaman, itulah kenyataannya, 95 persen pemain belum bermain di kompetisi ini. Mereka belum pernah bermain di babak 16 besar. Itulah keinginan dan semangat kami untuk memainkan pertandingan besok,” jelasnya.
“Semua tim sangat, sangat tangguh, kami hanya punya sedikit waktu untuk mempersiapkan pertandingan, dan bola terus bergulir. Anda harus sangat siap karena tim-tim ini sangat siap dan sangat berbahaya,” tambahnya.
Lebih lanjut, seusai tampil mengesankan di liga dari lima laga terakhir, pelatih 41 tahun itu memastikan di pertandingan nanti anak-anak asuhnya tidak akan meremehkan kekuatan pasukan pelatih Sergio Conceicao.
“Kami tahu lawan yang kami hadapi, sejarah klub sepak bola ini dalam kaitannya dengan kompetisi ini, dan itu tidak terjadi sama sekali,” lanjutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kilas Balik Piala Dunia di AS: Penyesalan Roberto Baggio, Maradona Pakai Doping
-
Alasan Presiden FA Palestina Ogah Salaman dengan Utusan Israel di Depan FIFA
-
Hitung Mundur Piala Dunia 2026: 550 Juta Penonton untuk Satu Pertandingan?
-
Profil Timnas Paraguay: Generasi Baru La Albirroja Bakal Unjuk Gigi di Piala Dunia 2026
-
Hinaan Homofobik, Prestianni Terancam Absen Bela Argentinadi Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Lamine Yamal Absen di La Liga Demi Fokus Pemulihan Cedera untuk Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Amerika Serikat: Tuan Rumah Piala Dunia yang Siap Jawab Ekspektasi Publik
-
Syarat Mutlak Iran Ikut Piala Dunia 2026, Amerika Serikat Harus Menjamin Tidak Ada Penghinaan
-
Kapten Persita Diincar Klub Elit Brunei, Bakal Duet dengan Ramadhan Sananta?
-
Potret Suram Okupansi Hotel Amerika Serikat Jelang Piala Dunia 2026