Suara.com - Dua pemain asing BRI Liga 1, Marko Simic dan Alexis Messidoro dikabarkan ingin dinaturalisasi. Namun keinginan itu bisa terhalan restu dari Shin Tae-yong.
Marko Simic pernah berkata dirinya ingin membela timnas Indonesia. Ia menyebut suatu kehormatan bagi dirinya andai mendapatkan kesempatan membela skuad Garuda.
"Saya hanya ingin mengatakan itu (dipanggil timnas Indonesia) akan menjadi sebuah kehormatan bagi saya. Saya sudah lama di Indonesia dan semuanya bisa saja mungkin," ucap Marko Simic.
Terbaru Alexis Messidoro juga memberikan kode ingin dinaturalisasi. Komentar itu terlihat di postingan akun Instagram resmi BRI Liga 1.
"Naturalisasi Indonesia, ayo," komentar Messidoro di postingan itu.
Meski begitu, dua pemain ini mustahil dinaturalisasi di erah Shin Tae-yong. Sebab, pelatih asal Korea Selatan ini punya ketentuan sendiri.
Shin Tae-yong menyatakan bahwa dirinya hanya ingin menaturalisasi pemain yang memiliki keturunan Indonesia.
"Saya hanya menginginkan pemain dengan keturunan Indonesia dan bukan yang tidak memiliki darah Indonesia," ujar Shin Tae-yong di siniar Deddy Corbuzier.
Ini terbukti di era Shin Tae-yong, pemain-pemain yang dinaturalisasi merupakan nama yang masih memiliki hubungan darah dengan Indonesia, seperti Sandy Walsh dkk.
Baca Juga: Jadi Bahasan, Pemain Timnas Korea Selatan Tolak Dilatih Shin Tae-yong?
Berita Terkait
-
Tak Seperti Persija, Alasan Barito Putera Mau Lepas Banyak Pemain ke Timnas Indonesia U-23
-
Punya Tujuan Mulia, Barito Putera Siap Kirim Banyak Pemain ke Timnas Indonesia U-23
-
Thomas Doll Kantongi Nama Pengganti Gustavo Almeida Jelang Arema FC vs Persija Jakarta
-
Justin Hubner Kemungkinan Bela Timnas Indonesia Piala Asia U-23 2024
-
Profil Muhammad Fatchurohman, Eks Timnas Indonesia U-19 yang Umpannya Bikin Radja Nainggolan Ngambek
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif