Suara.com - Pelatih Barito Putera, Rahmad Darmawan, telah berkomitmen untuk melepas pemainnya untuk bergabung dengan Timnas Indonesia U-23.
Meskipun polemik seputar pemanggilan pemain ke skuad Garuda Muda sempat menjadi sorotan, beberapa tim Liga 1 mengutarakan keberatannya karena kompetisi tetap berlanjut selama Piala Asia U-23 2024.
Beberapa klub, termasuk Persija, memilih menahan pemain mereka, mengingat kompetisi ini tidak termasuk dalam jadwal resmi FIFA
BACA JUGA: Justin Hubner Kemungkinan Bela Timnas Indonesia Piala Asia U-23 2024
Namun, sikap berbeda justru ditunjukkan oleh Laskar Antasari.
1. Negara di Atas Segalanya
Rahmad Darmawan menyatakan bahwa Barito Putera akan memberikan dukungan penuh terhadap kepentingan timnas.
Terlebih lagi, hal ini sesuai dengan instruksi dari pimpinan klub untuk memberikan prioritas kepada timnas. Barito Putera siap melepas pemainnya saat dibutuhkan oleh Shin Tae-yong.
BACA JUGA: 2 Fakta Menarik usai Laga Malut United vs Semen Padang Berakhir Imbang 1-1
Baca Juga: Profil Muhammad Fatchurohman, Eks Timnas Indonesia U-19 yang Umpannya Bikin Radja Nainggolan Ngambek
"Tujuan utama dalam pembentukan Barito ini, selalu disampaikan oleh pemilik klub kepada seluruh anggota tim, yaitu untuk mendukung kepentingan nasional, khususnya timnas."
"Kami berkomitmen untuk memberikan segalanya yang diperlukan dalam upaya ini," ujar Rahmad Darmawan, sebagaimana dilansir melalui kanal YouTube resmi Barito Putera.
2. Tujuan Dibentuk Barito Putera Adalah untuk Mengumpulkan Pemain Terbaik
Dalam penjelasannya, mantan pemain timnas Indonesia menambahkan bahwa Barito Putera dibentuk dengan tujuan untuk mengumpulkan para pemain terbaik di Indonesia.
Program pengiriman pemain ke timnas dianggap sebagai salah satu inisiatif utama yang harus terus dijalankan oleh klub. Hal ini diperkuat oleh pemahaman bahwa mencapai puncak karier sebagai pemain adalah ketika dapat membela negara.
"Dahulu, Barito memiliki nama Persinus yang merupakan singkatan dari Persatuan Sepak Bola Nusantara."
"Tujuan utamanya adalah menyatukan semua elemen pemain dari berbagai daerah, dengan maksud untuk bersama-sama mewakili nusantara."
"Ketika kita bicara tentang Nusantara, kita berbicara tentang Indonesia," tegasnya.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
-
Ajax Pamerkan Sesi Latihan Maarten Paes, Peluang Debut Lawan Fortuna Sittard Terbuka
-
Tak Lazim, Spanyol Bakal Bawa 4 Kiper ke Piala Dunia 2026?