Suara.com - Gelandang Borneo FC, Stefano Lilipaly memberi tekanan hebat kepada Shin Tae-yong dalam konteks pemilihan pemain Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Maret.
Lilipaly, yang diketahui bukan gelandang favorit Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, menunjukkan performa impresif di Liga 1 2023-2024.
Pemain berdarah Indonesia-Belanda itu bahkan tercatat sebagai pesepak bola dengan kontribusi gol terbanyak hingga pekan ke-26 Liga 1 musim ini.
Eks pemain Bali United itu untuk sementara telah mengemas 11 gol dan 16 assist hanya dalam 26 pertandingan.
Bahkan dalam tiga laga terakhirnya, Stefano Lilipaly tampil begitu gemilang. Sang gelandang serang sukses mencatatkan dua gol dan lima assist.
Lilipaly bikin dua assist saat Borneo FC mengalahkan Persija Jakarta, sebelum mencatatkan satu gol dan satu assist ketika timnya menekuk Persikabo 1973 dengan skor 3-2.
Sedangkan dalam laga terakhirnya, Lilipaly kian menggila. Gelandang 34 tahun itu mencatatkan satu gol dan dua assist ketika Borneo FC mengalahkan Bhayangkara FC 4-0.
Kegemilangan Lilipaly musim ini jelas akan menjadi tekanan untuk Shin Tae-yong. Andai gelandang terbaik Liga 1 saat ini itu tak dipanggil, publik diperkirakan akan kembali menyoroti keputusan sang pelatih.
Baca Juga: Alarm Bahaya untuk Timnas Indonesia, Pelatih Baru Filipina Tebar Ancaman
Meski demikian, merujuk pernyataan terakhir Shin Tae-yong terkait Lilipaly, sang juru taktik kemungkinan tidak akan segan untuk tetap tak melibatkan sang gelandang di skuad Timnas Indonesia.
Shin Tae-yong pernah mengatakan bahwa Lilipaly adalah gelandang yang bagus, tetapi dianggap tidak cocok dengan gaya permainan Timnas Indonesia saat ini yang mengandalkan fisik.
“Lilipaly adalah pemain yang sangat baik di liga. Saya telah melihat langsung dan pasti perform sangat baik di liga. Tetapi kalau kita melawan tim di atas kita, secara fisik pasti akan sangat lelah,” kata Shin Tae-yong dikutip dari antaranews beberapa waktu lalu.
"Memang saya beberapa tahun ini saya melihat Lilipaly secara langsung, tetapi untuk di Piala Asia [2023] kelihatannya sangat susah untuk secara fisik," tambahnya.
Timnas Indonesia akan menghadapi Vietnam dalam dua laga Grup F putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Laga akan berlangsung pada 21 dan 26 Maret mendatang.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Kata-kata Wataru Endo Umumkan Pensiun dari Timnas Jepang, Apa Alasannya?
-
Kartu Merah Pertama Piala Dunia 2026, Sphephelo Sithole Coreng Laga Perdana Afrika Selatan
-
Kata-kata Julian Quinones Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
-
Sejarah! Striker Meksiko Julian Quinones Jadi Pencetak Gol Pertama Piala Dunia 2026
-
5 Fakta Kemenangan Meksiko di Laga Perdana Piala Dunia 2026: Hujan Kartu Merah
-
Bentrokan Pecah di Pembukaan Piala Dunia 2026, Polisi dan Massa Saling Serang
-
Puluhan Ponsel Raib di Pembukaan Piala Dunia 2026, Polisi Curiga Ada Jaringan Copet Internasional
-
Gak Usah Lebay! Respon Nyeleneh Infantino Soal Wasit Somalia Ditolak Masuk AS
-
Pembukaan Piala Dunia 2026 Makan Korban Jiwa: Satu Suporter Meninggal Dunia
-
Di Balik Megahnya Piala Dunia 2026: Buruh Jahit Bola Trionda Cuma Diupah Rp18 Ribu