Suara.com - Papua kembali memiliki wakil di kasta teratas sepak bola Indonesia alias Liga 1 setelah PSBS Biak resmi promosi usai memastikan tempat di final Liga 2 2023-2024.
PSBS Biak berhasil melangkah ke final Liga 2 musim ini setelah melumat Persiraja Banda Aceh dengan agregat 5-1 di babak semifinal.
Setelah menahan imbang Persiraja dengan skor 1-1 di Stadion Langsa, Minggu (25/2/2024), mereka menang 4-0 di kandangnya.
Baca juga: Bek Timnas Indonesia U-23 Jadi Sorotan, Cuma Nonton saat Timnya Kebobolan
Dalam pertandingan di Stadion Cendrawasih, Biak Numfor, Papua, PSBS Biak tampil trengginas.
Gol-gol tuan rumah dalam laga ini dicetak Alexsandro (37', 65') ditambah brace Alberto 'Beto' Goncalves pada babak kedua tepatnya di menit 47 dan 51.
Kemenangan ini membuat PSBS Biak melangkah ke babak final dan masih menunggu calon lawan antara Semen Padang dan Malut United.
Keberhasilan PSBS Biak melangkah ke final Liga 2 2023-2024 turut memastikan kembalinya wakil Papua di Liga 1 mulai musim 2023-2024.
Sebelum PSBS Biak promosi, Liga 1 sudah dua musim tanpa wakil Papua menyusul terdegradasinya Persipura Jayapura pada musim 2021-2022 lalu.
Baca juga: 3 Alasan Shin Tae-yong Perlu Panggil Jack Brown ke Timnas Indonesia U-23
Persipura merupakan salah satu tim paling berprestasi di Liga Indonesia. Mereka tercatat telah meraih empat gelar juara dengan rincian satu gelar di era Divisi Utama serta tiga gelar di era Liga Super.
Kehadiran PSBS Biak membuat Papua kembali memiliki wakil dengan harapan bisa melanjutkan prestasi hebat yang diukir Persipura Jayapura.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Dapat Tawaran Menggiurkan Bernardo Silva Telepon Ronaldo Kulik-kulik Soal Juventus
-
Kurniawan Dwi Yulianto Minta Maaf usai Timnas Indonesia U-17 Gagal ke Piala Dunia 2026
-
Pelatih Yordania Berharap Lionel Messi Tampil di Piala Dunia 2026
-
Rizky Ridho Pastikan Hubungannya dengan Beckham Putra Masih Bersahabat Usai Persija vs Persib
-
Petinggi Garudayaksa FC Resmi Ditunjuk sebagai Chairman Baru Oxford United
-
Maurizio Sarri Jelang Inter vs Lazio di Final Coppa Italia: Mentalitas Lebih Penting dari Taktik!
-
Kangkangi Lazio di Serie A Bukan Jaminan Inter Milan Juara Coppa Italia, Begini Kata Cristian Chivu
-
Rizky Ridho Akui Musim Ini Persija Jauh dari Harapan
-
Hansi Flick Terpaksa Biarkan Lamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina: Saya Nggak Suka!
-
Stadion Lukas Enembe Ditutup Sementara Pascakerusuhan