Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, telah mengintegrasikan generasi baru pemain muda berpotensi ke dalam skuad Garuda.
Pemain-pemain muda ini semakin menjadi pilar utama dalam era kepemimpinan Shin Tae-yong, seperti yang terlihat pada penampilan mereka di Piala Asia 2023.
Peran vital dari generasi ini diharapkan akan berlanjut dalam jangka waktu yang panjang.
Pada waktu dekat, Timnas Indonesia dihadapkan pada dua pertandingan krusial dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Mereka dijadwalkan bertemu dengan Vietnam pada 21 Maret dan 26 Maret 2024.
Meski dihadiri oleh ekspektasi tinggi sebagai salah satu bek terbaik di Tanah Air, performa Rizky Ridho di skuad Persija Jakarta pada musim ini belum memenuhi harapan.
Pertahanan Persija Jakarta terus mengalami kesulitan, dengan lawan-lawannya di BRI Liga 1 2023/2024 mampu membobol gawang tim tersebut secara cukup mudah.
Setelah melewati 22 pertandingan, gawang Persija Jakarta sudah kebobolan sebanyak 35 kali.
Baca Juga: Sudah Direstui DPR, Tiga Pemain Keturunan Ini Tetap Absen Lawan Vietnam?
Catatan tersebut menjadi salah satu yang terburuk di antara tim-tim yang berada di delapan besar klasemen BRI Liga 1 2023/2024.
Ernando Ari dan Nadeo Argawinata telah bergantian menempati posisi kiper utama di Timnas Indonesia, dengan Ernando berhasil mengungguli Nadeo dalam skuad Garuda.
Meski demikian, penampilan Ernando Ari bersama Persebaya Surabaya di BRI Liga 1 2023/2024 tidak mencapai tingkat keunggulan yang diharapkan. Ernando tercatat telah bermain dalam 14 pertandingan bersama Bajul Ijo.
Jumlah penampilan Ernando tersebut lebih sedikit dibandingkan dengan rekan setimnya di Persebaya, Andhika Ramadhani.
Namun, yang menarik adalah gawang yang dijaga Ernando telah kebobolan sebanyak 21 kali, sementara Andhika baru kebobolan 12 kali hingga saat ini.
Ernando Ari saat ini tengah fokus pada pemulihan cedera bahunya. Sayangnya, belum ada informasi mengenai kapan kiper berusia 21 tahun tersebut akan pulih dan kembali beraksi di lapangan.
KMSK Deinze menunjukkan penampilan mengesankan dalam musim 2023/2024, berjuang untuk meraih tiket promosi ke liga tertinggi di Belgia pada musim depan.
Meski begitu, Marselino Ferdinan menghadapi kesulitan untuk mendapatkan peran utama di klub tersebut, terutama setelah mengalami cedera lutut.
Eks pemain Persebaya Surabaya ini baru tampil tiga kali dalam musim ini dan belum berhasil mencetak gol atau assist untuk KMSK Deinze.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
-
Trump Ancam Hancurkan Industri Rudal dan Angkatan Laut Iran
-
Iran Persiapkan Serangan Balasan ke Israel dan AS
-
Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
-
Tak Cuma Teheran, Amerika dan Israel Juga Serang Kota Lain di Iran
Terkini
-
5 Pemain Muda Super League yang Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia
-
Kabar Baik untuk Persib Bandung Jelang Hadapi Persebaya, Gelandang Rp17,38 Miliar Siap Comeback
-
Respons Pep Guardiola Soal 4 Pemain Man City Puasa Ramadan Lawan Real Madrid di Liga Champions
-
Sulit Tembus Skuad Utama, Elkan Baggott Didesak Tinggalkan Ipswich Town Musim Depan
-
Masa Depan Suram, Elkan Baggott Disarankan Angkat Kaki dari Ipswich Town
-
Tonton Pesta Gol dari Tribun VIP, Bojan Hodak Bongkar Kunci Ketajaman Lini Depan Persib
-
Jelang Bela Timnas Indonesia, Nathan Tjoe-A-On Catat Rekor Menit Bermain
-
Modal Pesta Gol, Beckham Putra Optimistis Persib Tundukkan Persebaya
-
Badai Cedera Manchester United: Perkembangan Pemulihan Matthijs de Ligt Berjalan Lambat
-
Dulu Bikin Gol Cantik ke Gawang Jepang, Pemain Keturunan Ini Malah Tak Bisa Dinaturalisasi PSSI