- Raphinha melancarkan kritik keras terhadap wasit dan menyebut tersingkirnya Barcelona dari Liga Champions musim ini adalah sebuah "perampokan" yang tidak adil.
- Meski menang 2-1 di leg kedua, Barcelona kalah agregat 2-3 dari Atlético Madrid setelah harus bermain dengan 10 orang akibat kartu merah Eric García.
- Hansi Flick tetap bangga pada performa dominan skuadnya dan kini mengalihkan fokus penuh untuk mengunci gelar juara LaLiga di tujuh sisa pertandingan.
Suara.com - Bintang asal Brasil, Raphinha, meluapkan kemarahannya dan menyebut Barcelona telah "dirampok" setelah timnya dipastikan tersingkir dari ajang Liga Champions oleh Atlético Madrid.
Meski absen bertanding karena cedera, Raphinha tetap hadir di Madrid untuk menyaksikan perjuangan skuad asuhan Hansi Flick yang akhirnya kalah agregat 2-3 dari tuan rumah pada Selasa malam.
Kemenangan tipis Barcelona dengan skor 2-1 di Stadion Metropolitano ternyata tidak cukup untuk membalas kekalahan leg pertama dan menghentikan langkah Los Rojiblancos menuju babak semifinal.
Laga ini sebenarnya dimulai dengan sangat menjanjikan bagi kubu Blaugrana lewat gol cepat dari Lamine Yamal dan Ferran Torres yang sempat menyamakan kedudukan secara agregat.
Namun, harapan raksasa Catalan tersebut seketika runtuh setelah gol dari Ademola Lookman memastikan Atlético Madrid melaju untuk menantang Arsenal atau Sporting Club di fase berikutnya.
Kecaman Keras untuk Kepemimpinan Wasit
Peluang Barcelona untuk memaksakan babak perpanjangan waktu sirna di menit-menit akhir setelah Eric García menerima kartu merah akibat pelanggaran terhadap Alexander Sørloth.
Keputusan pengadil lapangan tersebut membuat Raphinha yang menonton dari tribun meradang dan langsung melancarkan kritik pedas sesaat setelah peluit panjang dibunyikan.
"Pertandingan ini benar-benar dirampok," tegas Raphinha kepada para jurnalis yang menemuinya setelah pertandingan.
Baca Juga: Jelang Lawan PSG, Szoboszlai Tantang Fans Liverpool: Percaya Gak The Reds Bisa Comeback?
"Wasit punya banyak masalah dan beberapa keputusan yang ia ambil sangat sulit dipercaya," lanjut mantan pemain Leeds United tersebut.
Ia juga mempertanyakan mengapa banyak pelanggaran keras yang dilakukan pemain Atlético Madrid justru luput dari hukuman kartu kuning.
Drama Penalti dan Protes ke UEFA
Barcelona sebenarnya sempat meminta penalti saat Dani Olmo dijatuhkan di kotak terlarang pada babak pertama, namun wasit bergeming atas insiden tersebut.
Raphinha merasa ketidakadilan ini merupakan kejadian berulang setelah pada leg pertama klub juga merasa dirugikan oleh kegagalan wasit memberikan penalti dan kartu merah untuk Marc Pubill.
"Wajar jika manusia melakukan satu kesalahan, tapi bagaimana bisa hal itu terjadi lagi di pertandingan lain?" keluh Raphinha dengan nada kecewa.
Berita Terkait
-
Statistik Mewah Tak Cukup Bantu Liverpool Kalahkan PSG
-
Kalah Agregat, Alvaro Arbeloa Tegaskan Tak Butuh Keajaiban Hadapi Bayern Munich
-
Cedera di Laga Liverpool vs PSG, Hugo Ekitike Terancam Absen Panjang
-
Hasil Liga Champions: Barcelona Tersingkir Meski Menang dari Atletico Madrid
-
Hasil Liga Champions: PSG Hancurkan Liverpool dengan Agregat 4-0
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah
-
Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi
-
Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak
-
Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA
-
Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35
-
Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen
-
Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting
-
Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan
-
Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang
-
Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil