Suara.com - Tak ada rasa sakit hati bagi Ole Gunnar Solskjaer meski dirinya didepak secara menyakitkan dari kursi pelatih Manchester United pada 2021 lalu. Bahkan, ia mendoakan yang terbaik bagi manajer Manchester United saat ini, Erik ten Hag.
DIpercaya mengambil alih Manchester United sebagai pelatih interim pada Desember 2018 usai Jose Mourinho dipecat, Ole Gunnar Solskjaer lantas dipercaya jadi pelatih tetap sebelum didepak hampir tiga tahun kemudian pada November 2021.
Hasil-hasil buruk pada awal musim 2021/2022, menyusul kekalahan di final Liga Europa pada musim sebelumnya, membuat Solskjaer kehilangan jabatannya.
Solskjaer, yang merupakan legenda Manchester United, memperkuat Setan Merah sebagai pemain pada 1996-2007 termasuk mencetak gol kemenangan di final Liga Champions pada 1999, mengaku masih sangat mencintai klub yang membesarkan namanya sebagai pemain dan pelatih itu.
Masih menganggur sebagai pelatih semenjak dipecat Manchester United, Solskjaer akhirnya untuk pertama kali angkat bicara soal Setan Merah saat ini yang kini dibesut Erik ten Hag.
Ten Hag sendiri kini juga mulai di bawah tekanan besar pemecatan menyusul hasil-hasil buruk Manchester United sejak awal musim 2023/2024 ini.
Tak ada sentimen atau rasa iri pada Ten Hag, Solskjaer justru berharap pelatih asal Belanda itu bisa sukses besar bersama Manchester United. Solskjaer tak ingin Ten Hag bernasib sama seperti dirinya.
"Ini seperti deja vu. Apa yang Erik rasakan saat ini, saya pernah merasakan sebelumnya. Tim inkonsisten, satu waktu bisa sangat bagus, tapi tiba-tiba saja bisa drop. Anda tidak tahu apa yang akan Anda dapat dari tim Anda," ucap Solskjaer dalam podcast Stick to Football bersama rekan setimnya di Manchester United, Gary Neville.
"Saya mendoakan yang terbaik untuk Erik. Saya mantan pemain dan mantan pelatih United, tapi di atas itu semua, saya pendukung United. Kita semua ingin klub ini kembali ke puncak dan saya harap kita bisa meraih itu bersama Erik," sambung pria Norwegia berusia 51 tahun itu.
Bersama Solskjaer sebagai manajer, Manchester United sempat finis ketiga dan runner-up di Liga Inggris, namun pria berjuluk 'Pembunuh Berwajah Bayi' itu gagal mempersembahkan trofi.
Sementara itu, Ten Hag pada musim lalu, yang merupakan musim perdananya menukangi Manchester United, sukses mengakhiri puasa gelar Setan Merah yang sudah berlangsung enam tahun.
Eks pelatih Utrecht dan Ajax itu membawa Manchester United merengkuh gelar Piala Liga Inggris, sembari meloloskan Setan Merah ke final Piala FA serta finis ketiga di Premier League.
Berita Terkait
-
Michael Carrick Resmi Dipermanenkan sebagai Pelatih Manchester United hingga 2028
-
Manchester United Incar Ederson dan Sandro Tonali untuk Liga Champions, Emang Bagus?
-
Liverpool Dirumorkan Dekati Andoni Iraola untuk Gantikan Arne Slot
-
Jadwal Lengkap Liga Inggris Pekan Ini, Main Serentak Minggu 24 Mei 2026 Pukul 22.00 WIB
-
Harry Maguire Dicoret dari Skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026 Meski Bawa MU ke Liga Champions
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Pep Guardiola Umumkan Mundur dari Manchester City: Jangan Tanyakan Alasan Saya Pergi
-
Michael Carrick Resmi Dipermanenkan sebagai Pelatih Manchester United hingga 2028
-
Segrup dengan Timnas Indonesia, Vietnam Gelar TC di Korsel Jelang Piala AFF 2026
-
Jelang Laga Penentuan Degradasi, PSSI Tiba-tiba Ganti Wasit Duel Madura United vs PSM
-
Vinicius Dapat Restu Real Madrid untuk Gabung Skuad Brasil Lebih Cepat Jelang Piala Dunia 2026
-
Alasan Manuel Neuer Comeback ke Timnas Jerman untuk Piala Dunia 2026
-
Persib Bandung Diambang Hattrick Juara, Bobotoh Diimbau Jangan Euforia Berlebihan
-
Misi Cristiano Ronaldo Menuju 1.000 Gol, Intip Perjalanan CR7 Menuju Rekor Spektakuler
-
Dua Hal Hambat Tijjani Reijnders ke Juventus, Pertama Soal Duit
-
Media Vietnam Pandang Sebelah Mata Timnas Indonesia Tanpa Skuad Terbaik di Piala AFF 2026