-
Persija Jakarta kehilangan Rizky Ridho dan Paulo Ricardo saat menghadapi PSM Makassar di JIS.
-
Pelatih Mauricio Souza tetap optimis dan mengandalkan kedalaman skuad untuk menambal lini pertahanan.
-
Paulo Ricardo mengalami cedera hamstring serius sementara Rizky Ridho terkena hukuman akumulasi kartu.
Suara.com - Persija Jakarta menghadapi ujian berat dalam menjaga tren positif mereka pada kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Tim berjuluk Macan Kemayoran ini harus menerima kenyataan pahit mengenai kondisi komposisi pemain di sektor pertahanan.
Absennya pilar utama terjadi tepat sebelum laga pekan ke-22 Super League 2025/2026 yang sangat krusial dimulai.
Jakarta International Stadium yang menjadi lokasi pertandingan akan menjadi saksi perjuangan tim yang sedang compang-camping ini.
PSM Makassar dijadwalkan bertamu ke markas Persija pada hari Jumat tanggal 20 Februari 2026 mendatang.
Lini belakang tuan rumah dipastikan tidak akan diperkuat oleh bek tangguh tim nasional Indonesia, Rizky Ridho.
Pemain bernomor punggung andalan tersebut terpaksa absen karena harus menjalani sanksi akibat akumulasi kartu kuning.
Kehilangan Ridho menjadi pukulan telak mengingat perannya yang sangat dominan dalam memutus serangan lawan selama ini.
Masalah Persija semakin bertambah setelah Paulo Ricardo juga dipastikan tidak bisa merumput dalam laga besar tersebut.
Baca Juga: Dikritik Jarang Turunkan Pemain Baru Persija, Mauricio Souza: Yang Menentukan Saya!
Pemain asing asal Brasil itu masuk ke ruang pemulihan setelah berjuang habis-habisan pada laga pekan sebelumnya.
Cedera tersebut didapat Paulo Ricardo saat Persija berhasil mencuri kemenangan tipis dari kandang Bali United.
Stadion Kapten I Wayan Dipta menjadi saksi pengorbanan sang pemain yang harus ditarik keluar sebelum laga usai.
Tim medis Persija hingga kini masih bekerja keras untuk memantau perkembangan proses pemulihan cedera otot sang bek.
Banyak pihak mengkhawatirkan kekosongan lubang di jantung pertahanan akan menjadi celah bagi serangan mematikan PSM Makassar.
Kehilangan dua bek tengah utama secara bersamaan memaksa tim kepelatihan harus memutar otak lebih keras lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Sosok Sespri Prabowo, Rizky Irmansyah: Karier, Jabatan, dan Gaji
-
Meriahkan HUT Kemerdekaan, Turnamen Sepak Bola di Kabupaten Tangerang Sukses Digelar
-
Pemprov DKI Kaji Usulan Penghapusan Jalur Sepeda di Jakarta
-
Rektor Unsoed Jadi Tersangka KPK, Kemdiktisaintek Tunjuk Ali Rokhman sebagai Plt
-
Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat
-
Kabut Asap Karhutla Ganggu Bandara SMB II Palembang, 6 Penerbangan Harus Tertunda
-
Hadapi El Nino, Meki Fritz Nawipa Siapkan Helikopter hingga Satgas Kampung
-
Viral 4 Kementerian Alokasikan Dana Rp4,1 Miliar untuk Pengadaan Mobil Golf
-
Beli Sepatu ANTA Dapat Diskon Ratusan Ribu dari BRI, Cek Caranya di Sini!
-
Indonesia Masuk 6 Negara dengan Obesitas Rendah di Dunia, Apa Rahasianya?