Suara.com - Malut United asal Maluku Utara fokus pertandingan pamungkas Liga 2 untuk satu jatah promosi Liga 1 yang diperebutkan antara Malut United dan Persiraja Banda Aceh yang berjuang memperebutkan posisi tiga Liga 2 musim ini.
"Dua tiket promosi Liga 1 2024-2025 sudah digenggam PSBS Biak dan Semen Padang sebagai finalis. Pada laga pertama di Langsa, Aceh, Persiraja bermain 0-0 menjamu Malut pada Selasa, 5 Februari 2024 dan laga pamungkas ini kami akan fokus untuk meraih kemenangan," kata COO Malut United, Willem D. Nanlohy di Ternate, Jumat (8/3/2024).
Dia menyebut, pertandingan leg 1 antara Persiraja Aceh dan Malut United dihentikan ketika memasuki masa injury time babak kedua karena situasi tidak lagi kondusif akibat sejumlah pemain dan ofisial Persiraja mengejar wasit Cahya Sugandi.
Kubu tuan rumah tidak bisa menerima keputusan wasit Cahya Sugandi yang tidak memberikan penalti karena berkeyakinan pemainnya, Al Muzanni, dilanggar oleh bek Malut di dalam kotak penalti di pengujung pertandingan.
Sebelumnya, di pengujung babak I pun wasit Cahya tidak memberikan penalti dan malah menghukum pemain Persiraja. Ramadhan, karena sengaja melakukan diving dan berharap mendapatkan penalti.
Tak hanya mengejar wasit, kekecewaan pemain dan ofisial Persiraja juga ditumpahkan ke ofisial Malut United yang berada di pinggir lapangan.
"Sudahlah, kami tidak ingin mempermasalahkan kejadian dan teror yang Malut United terima di laga perdana," ucap Willem D. Nanlohy, COO Malut United seperti dimuat ANTARA.
Willem D. Nanlohy menyebut manajemen Malut tidak mempersoalkan stadion di Langsa yang dianggap tidak representatif untuk menggelar Liga 2. Seperti ruang ganti yang sangat kecil untuk menampung semua pemain dan tidak menyediakan air conditioner.
"Berapa banyak pelanggaran yang pemain Malut terima di laga perdana oleh pemain-pemain Persiraja? Adakah pemain pemain Malut mengejar-ngejar dan protes kepada wasit? Kan tidak!" ujar mantan pemain Persebaya era 1990-an ini lagi.
Willem menegaskan dalam 21 pertandingan Liga 2 yang sudah dijalani, tidak sekalipun Malut mendapatkan penalti walau pemainnya dijatuhkan lawan di kotak terlarang. Atau bola yang sudah melewati garis gawang namun tidak disahkan menjadi gol oleh wasit.
"Kami selalu berusaha menghormati dan menerima keputusan wasit yang kami percaya menjadi pengadil bagi kedua tim. Untuk pengaduan kinerja wasit 'kan sudah ada prosedurnya, tak perlu kami menciptakan dan membangun narasi negatif.
Willem D. Nanlohy menegaskan, manajemen dan seluruh staf pelatih lebih memilih fokus mempersiapkan pemain Laskar Kie Raha agar bisa mengeluarkan kemampuan terbaik, tampil total di lapangan demi mencari kemenangan.
Termasuk fokus di laga kedua menjamu Persiraja di Stadion Madya, Jakarta, pada Sabtu, 9 Maret 2024 pukul 15.00 WIB.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!