Suara.com - Pelatih PSS Sleman Risto Vidakovic mengaku kini timnya berada dalam situasi yang sulit setelah takluk dari Borneo FC 0-1 pada pekan ke-29 Liga 1 Indonesia di Stadion Manahan, Solo, Kamis (14/3/2024) malam.
Dikutip dari laman resmi Liga Indonesia, Jumat (15/3/2024), Vidakovic mengatakan sangat kecewa dengan hasil ini, terlebih membuat mereka semakin dekat dengan zona degradasi.
"Pertandingan ini saya tidak bisa berkomentar karena menghadapi situasi yang ada. Semua pemain sudah memberikan 100 persen performa terbaiknya. PSS Sleman kehilangan banyak poin. Ini merupakan situasi yang cukup sulit untuk menyemangati tim," ungkap Vidakovic seperti dimuat ANTARA.
Meski terpaksa kembali menelan kekalahan, Vidakovic menilai penampilan yang ditunjukkan oleh Elvis Kamsoba serta kolega tidaklah buruk.
Pelatih yang pernah menangani Borneo FC itu menilai, timnya kurang beruntung karena harus takluk pada tiga pertandingan terakhirnya, meski mampu mengimbangi permainan lawan.
"Saya pikir kami sudah terlalu banyak untuk memulai kembali dari nol untuk memotivasi pemain agar dapat menunjukkan performa yang bagus," jelas Vidakovic.
"Saya merasa tim ini bagus dari segi penampilan dan saya akan terus memotivasi pemain. Memang pertandingan ini cukup sulit untuk dihadapi, begitu juga dengan laga-laga berikutnya ke depan," katanya.
Akibat kekalahan ini, PSS Sleman masih tertahan di posisi ke-15 klasemen sementara BRI Liga 1 Indonesia dengan poin 31 dari 29 laga, memiliki poin sama dengan Arema FC yang berada di zona degradasi.
Baca Juga: Persija Jakarta vs Persik Kediri, Marcelo Rospide Waspadai Pergerakan Pemain Andalan Macan Kemayoran
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Pertemuan Rahasia dengan DFB, Julian Nagelsmann Siap Mundur dari Timnas Jerman
-
Tersingkir di Piala Dunia 2026, Riyad Mahrez Nyatakan Pensiun dari Timnas Aljazair?
-
Lagi-lagi, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Menterang di Timnas Portugal
-
Melempem Lawan Austria, Lamine Yamal Santai: Terpenting Timnas Spanyol Menang!
-
Pasrah dengan Gaya, Ini Ucapan Pelatih Tanjung Verde Jelang Hadapi Argentina
-
PSSI Prioritaskan SUGBK Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion Pendamping Masih Diseleksi
-
Swiss Singkirkan Aljazair 2-0, Granit Xhaka dkk Melaju ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Lionel Scaloni Bantah Argentina Diuntungkan Wasit di Piala Dunia 2026: Jangan Percaya Media Sosial
-
Gol Cristiano Ronaldo saat Portugal Kalahkan Kroasia Akhiri Kutukan 20 Tahun di Piala Dunia
-
Ronaldo Cetak Sejarah Baru Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Kroasia