Suara.com - Bek naturalisasi Timnas Indonesia, Jay Idzes mengaku sudah tak sabar mencatatkan debutnya bersama tim Garuda di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, ketika berlaga pada laga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran kedua Grup F melawan Vietnam, 21 Maret nanti.
Bek yang bermain untuk klub divisi dua Italia, Venezia itu mengaku tak sabar karena ia sangat menantikan laga Timnas Indonesia ketika bermain sebagai tuan rumah yang selalu dipenuhi puluhan ribu suporter yang hadir.
"Saya sudah melihat foto dan video para suporter atmosfer yang sangat bagus, saya sangat menantikannya," kata Jay Idzes seperti dilansir Antara, Selasa (19/3/2024).
Berbicara laga melawan Vietnam nanti, Idzes mengaku meskipun Timnas Indonesia keluar sebagai pemenang saat kedua tim bertemu di Piala Asia Qatar Januari lalu, ia ingin Garuda waspada pada tim peringkat 105 dunia tersebut.
"Tentu saya melihat pertandingan itu (di Piala Asia 2023), saya pikir itu adalah laga yang bagus buat kita," kata bek 23 tahun itu.
"Tapi, Vietnam merupakan tim yang bagus dan kita harus mempersiapkan hal karena ada beberapa pemain yang bagus. Mereka bisa bermain bola dengan sangat baik, kami harus berhati-hati dan kita akan melakukan yang terbaik," lanjutnya.
Dalam kesempatan yang sama, Idzes mengatakan cuaca Indonesia cukup panas. Namun, meskipun cuacanya berbeda dari Belanda dan Italia, tempat ia bermain, pemain berdarah Belanda itu mengaku masih menyukainya.
"Panas, panas, panas, namun itu bagus meskipun berbeda dengan Belanda dan Italia di mana saya bermain. Tapi, saya menyukainya meski sedikit berkeringat dan panas," katanya.
Selain itu, Idzes juga mengungkapkan sudah hafal beberapa kata Bahasa Indonesia. Ia mencontohkan kalimat perkenalan diri, berhitung dari angka satu, dan makanan khas Indonesia yaitu nasi goreng.
Baca Juga: Dejavu Piala Asia, Justin Hubner Bernafsu Permalukan Vietnam Lagi di SUGBK
"Halo nama saya Jay. Satu, dua, tiga. Nasi goreng, ya saya tau beberapa. Saya belajar sendiri, juga belajar sama keluarga saya," ungkapnya.
Idzes adalah pemain yang lahir di Mierlo, Belanda pada 2 Juni 2000. Ia mempunyai darah Indonesia dari kakeknya yang berasal Jakarta dan neneknya yang berasal dari Semarang.
Saat ini, bersama Venezia, dilansir dari Transfermarkt, bek 23 tahun bertinggi 190 sentimeter itu sudah tampil 18 kali di semua kompetisi dengan total menit bermain 1,514 menit pada kampanye 2023/2024 ini.
Berita Terkait
-
Duet Nova Arianto dan Sofie Imam Dampingi John Herdman, PSSI Cari Tambahan Pelatih Lokal Lagi
-
Raja Assist Super League, Waktunya Ezra Walian Kembali ke Timnas Indonesia di Era John Herdman?
-
Buntut Sanksi FIFA, Manajer Timnas Indonesia Diganti?
-
Dua Pemain Jong Ajax Keturunan Indonesia, Siapa yang Bisa Susul Maarten Paes Bela Garuda?
-
Siapa Dwi Prio Utomo? Bukan Orang Baru, Asisten Kurniawan Dwi Yulianto di Timnas Indonesia U-17
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Duet Nova Arianto dan Sofie Imam Dampingi John Herdman, PSSI Cari Tambahan Pelatih Lokal Lagi
-
Raja Assist Super League, Waktunya Ezra Walian Kembali ke Timnas Indonesia di Era John Herdman?
-
Skenario Persib Bandung Lolos Final ACL Usai Dihajar Ratchaburi, Masih Ada Harapan di Leg Kedua?
-
Persib Tak Berdaya di Hadapan Ratchaburi FC, Bojan Hodak Minta Maaf
-
Semalam Dibantai, Bojan Hodak Kecewa ke Thom Haye cs
-
Buntut Sanksi FIFA, Manajer Timnas Indonesia Diganti?
-
Dua Pemain Jong Ajax Keturunan Indonesia, Siapa yang Bisa Susul Maarten Paes Bela Garuda?
-
Siapa Dwi Prio Utomo? Bukan Orang Baru, Asisten Kurniawan Dwi Yulianto di Timnas Indonesia U-17
-
Alasan Jordi Cruyff Pilih Calon Nakhoda Timnas Indonesia Latih Jong Ajax
-
Regenerasi, Anak Legenda Persipura Jadi Andalan Baru Timnas Indonesia U-17