Suara.com - Klub Filipina, United City FC mengumumkan perekrutan mantan kapten timnas Indonesia U-19, Nurhidayat Haji Haris.
Sebelumnya Nurhidayat merupakan pemain yang membela Persiraja Banda Aceh yang berebut tiket promosi ke BRI Liga 1. Akan tetapi, mereka gagal karena kalah dari Malut United.
Gagal membantu Persiraja naik kasta tertinggi Liga Indonesia, Nurhidayat akhirnya memutuskan abroad ke Filipina. Ia resmi bergabung dengan United City FC.
"United City FC dengan bangga memperkenalkan Nurhidaya sebagai anggota terbaru di barisan pertahanan kami dan menonojol di Indonesia U-23," tulis laman resmi klub.
"Pemain bertinggi 1,73 meter ini memiliki kemampuan bertahan yang bagus dan mendapatkan pujian dari pelatih kepala kami. Dengan rekam jejaknya yan, Nurhidayat diharapkan bisa membantu United City FC untuk sukses," imbuhnya.
Adapun United City FC termasuk tim yang sedang dibangun, buntut dari bubarnya klub ini masih terasa saat mereka ikut kompetisi Liga Filipina 2022/2023.
Hal itu karena United City FC sempat melepas seluruh pemain dan mundur dari kompetisi saat Liga Filipina 2023/2024 memasuki pertengahan musim.
Menariknya klub Filipina ini kental dengan nuansa Indonesia. Sebelum merekrut Nurhidayat, United City FC menunjuk Esti Puji Lestari sebagai chairman klub.
Selain itu, klub pelabuhan baru Nurhidayat juga menunjuk pelatih yang sempat menangani PSS Sleman, Marian Mihail.
Berita Terkait
-
Persib Bandung Umumkan Lepas Beckham Putra ke Timnas Indonesia U-23, Bakal TC di Luar Negeri
-
STY Ungkap Kondisi Beberapa Pemain Timnas Indonesia Jelang Lawan Vietnam di Hanoi
-
Timnas Indonesia Diterpa Badai Demam, Shin Tae-yong Panggil 2 Nama Baru Jelang Lawan Vietnam
-
Rafel Struick Cs Demam, Fans 'FOMO' Timnas Indonesia Jadi Kambing Hitam
-
Mees Hilgers Pamer Santap Makanan Indonesia, Kode Gabung Skuad Garuda?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey