Suara.com - Masa depan Philippe Troussier sebagai pelatih Timnas Vietnam dipertanyakan, tetapi VFF menghadapi kompensasi sebesar Rp14 miliar jika memecat nya.
Fans Vietnam kecewa dengan hasil buruk selama era Troussier, yang melihat tim kalah dalam enam pertandingan terakhir di semua kompetisi.
Kekalahan dari Indonesia pada matchday ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 membuat situasi semakin kacau, dengan fans menyuarakan ketidakpuasan pada kinerja pelatih Troussier.
Baca Juga: STY Ungkap Kondisi Beberapa Pemain Timnas Indonesia Jelang Lawan Vietnam di Hanoi
Meskipun begitu, memecat Troussier bukan keputusan yang mudah karena ia masih memiliki kontrak dengan VFF hingga Juli 2026.
Kompensasinya Miliaran
Di kalangan fans Timnas Vietnan, Philippe Troussier bukan figur yang populer. Usai gagal mencapai target di Piala Asia 2023 lalu, mulai muncul suara agar pria asal Prancis itu dipecat dari posisi pelatih The Golden Star.
Namun, dikutip dari Dan Tri, memecat Troussier bukan perkara yang mudah bagi VFF. Sebab, karena masih terikat kontrak hingga 2026, angka kompensasi pemecatan Troussier sangat tinggi.
VFF dilaporkan harus membayar hingga 40 miliar VND (sekitar Rp14 miliar) jika memecat Troussier. Nilai tersebut adalah angka kompensasi yang harus dibayarkan jika VFF menyudahi kontrak kerja Troussier lebih awal.
Baca Juga: Timnas Indonesia Diterpa Badai Demam, Shin Tae-yong Panggil 2 Nama Baru Jelang Lawan Vietnam
Jika Vietnam Terus Kalahan
Performa Timnas Vietnam di bawah Philippe Troussier belum memuaskan, dan jika tren ini berlanjut, tekanan pada pelatih berusia 69 tahun itu kemungkinan akan semakin tinggi. Tuntutan untuk memecatkannya juga semakin kuat.
Namun, menurut laporan dari Dan Tri, VFF telah memastikan adanya klausul khusus dalam kontrak yang memungkinkan Troussier dipecat tanpa kompensasi. VFF dapat memutuskan untuk memecat Troussier tanpa membayar biaya apapun jika performa tim terus menurun, sesuai dengan ketentuan yang tertulis dalam kontrak.
"VFF dan pelatih Troussier akan menangani masalah kontrak sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati dan ditandatangani," demikian dilaporkan oleh Dan Tri.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian
-
Tak Ada di KUHAP, Penanganan Kasus Eks Jampidsus Tak Boleh Diberi Perlakuan Istimewa
-
Aroma Persaingan Pileg 2029 Mulai Terasa, Waketum PAN Soroti Keberanian Kaesang Nyaleg di Jateng
-
Viral Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Ditembak Orang Misterius, Polisi: Hoaks
-
Jadwal Pasar Murah di Kampar dan 4 Kecamatan Wilayah Pekanbaru
-
Debut Gemilang Mitchell Baker, Cetak Hattrick untuk Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Soal Kasus Eks Jampidsus, Akademisi dan Mahasiswa Kompak Ingatkan Jaga Rasa Keadilan Publik
-
Agustiar Sabran Resmi Pimpin PB Percasi 2026-2030, Ini Targetnya