Suara.com - Publik Vietnam mulai membuka wacana dukungan ke Park Hang-seo untuk kembali melatih Timnas Vietnam. Park Hang-seo ini bisa juga disebut sebagai musuh bebuyutan Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong.
Dalam kanal media Vietnam, Soha bakan mereka menuliskan soal seandainya Park Hang-seo kembali melatih Vietnam.
"Pelatih Troussier hengkang, mengapa pelatih Park Hang-seo sulit kembali "menyelamatkan" timnas Vietnam?" begitu judul tulisannya.
BACA JUGA: 2 Fakta Dipecatnya Philippe Troussier dari Vietnam Usai Digulung Timnas Indonesia
"Ketika Pelatih Troussier dan VFF mencapai kesepakatan pemisahan, banyak penggemar sepak bola Vietnam memikirkan Coach Park."
Namun pertanyaannya, seberapa hebat Park Hang-seo dibandingkan Troussier?
Sebelum Troussier, Park Hang-seo memegang kendali sebagai pelatih Timnas Vietnam. Ternyata, saat melawan Timnas Indonesia, Park Hang-seo lebih sulit diatasi daripada Troussier, yang memiliki rekor buruk melawan tim tersebut.
Bagaimana perbandingan statistik Timnas Vietnam di bawah Philippe Troussier dan Park Hang-seo?
Baca Juga: Jokowi Yakin Peringkat Timnas Makin Gacor Usai Libas Vietnam Tiga Gol Tanpa Balasan
Park Hang-seo mengandalkan counter pressing dengan permainan cepat, yang terbukti efektif dalam tiga kesempatan menang melawan Timnas Indonesia.
Selama menangani Timnas Vietnam, Park Hang-seo mengumpulkan 1.7 poin per pertandingan dalam 53 pertandingan, dengan rekor 26 kemenangan, 12 imbang, dan 15 kekalahan. Vietnam di bawah Park Hang-seo mencetak 87 gol dan kebobolan 49.
Di bawah Philippe Troussier, gaya permainan Vietnam berubah menjadi penguasaan bola dan fokus pada koordinasi lini belakang.
Namun, Troussier gagal meraih kesuksesan yang sama dengan hanya 4 kemenangan dari 14 pertandingan, dengan Vietnam hanya mencetak 11 gol dan kebobolan 25. Troussier juga tidak berhasil melawan Timnas Indonesia dengan tiga kekalahan dalam pertemuan terakhir.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Siapa Keanu Sanjaya? Pahlawan Timnas Indonesia U-17 yang Pernah Cicipi Latihan di Klub Spanyol
-
Respons Vincent Kompany Usai Mikel Arteta Sindir Soal Jadwal Liga
-
Arsenal ke Final Liga Champions, Wenger Bungkam Kritik soal Selebrasi Arteta
-
Berapa Kali Arsenal Pernah Lolos ke Final Liga Champions?
-
Buka Suara soal Dugaan Rasisme, Henry Doumbia: Saya Yakin dengan Apa yang Saya Dengar
-
Athletic Club Resmi Tunjuk Edin Terzic sebagai Pelatih Baru
-
Phil Foden akan Perpanjang Kontrak di Manchester City hingga 2030
-
Mikel Arteta Sebut Lolos ke Final Liga Champions sebagai Malam Terbaik dalam Kariernya
-
Declan Rice Semringah usai Bawa Arsenal ke Final Liga Champions, Kirim Pesan untuk Suporter
-
Penantian 20 Tahun, Mikel Arteta: Kami Kembali ke Final Liga Champions