Suara.com - Profil Calvin Verdonk, prospek pemain yang mungkin akan menjadi anggota Timnas Indonesia melalui proses naturalisasi, akan kita bahas lebih lanjut. Dengan diam-diam, Verdonk telah mengungkapkan upayanya untuk memperoleh kewarganegaraan Indonesia, membuka peluang bagi pesepakbola ini untuk memperkuat Timnas Indonesia setelah resmi menjadi WNI.
Calvin Verdonk adalah salah satu produk akademi Feyenoord, sebuah klub ternama di Belanda. Ia mengasah bakatnya di De Stadionclub pada 2013-2015.
Meskipun beberapa kali dipinjamkan, Calvin Verdonk telah tampil sebanyak 19 kali bersama Feyenoord di berbagai kompetisi, dengan satu gol dan dua assist dalam statistiknya.
Pemain berusia 26 tahun ini biasanya bermain sebagai bek kiri, namun memiliki kemampuan serba bisa.
Selain sebagai bek kiri, Verdonk juga bisa bermain sebagai bek tengah dan gelandang bertahan, kemampuan yang dapat sangat bermanfaat bagi Timnas Indonesia.
Ternyata, untuk seorang bek, Calvin Verdonk memiliki ketertarikan yang cukup besar dalam mencetak gol.
Ia telah bermain sebanyak 257 kali di level klub dengan sumbangan 13 gol dan 14 assist menurut Transfermarkt.
Saat ini, ia telah mencatat tujuh gol dan tujuh assist dari 117 pertandingan bersama NEC Nijmegen.
BACA JUGA: RESMI! Bek NEC Nijmegen Calvin Verdonk Jalani Proses Dinaturalisasi Timnas Indonesia
Statistik ini tentunya menarik bagi Timnas Indonesia. Verdonk bisa menjadi sumber gol dan assist yang dapat diandalkan
Meskipun usianya baru 26 tahun, Calvin Verdonk telah memiliki pengalaman yang cukup luas di level klub.
Di tim senior, ia telah tampil sebanyak 175 kali bersama NEC Nijmegen, FC Twente Enschede, Feyenoord, dan FC Famalicao.
Jumlah penampilan ini menunjukkan bahwa Verdonk sering menjadi andalan klubnya. Ini penting karena seorang pemain seharusnya sudah matang bersama klub.
Dalam proses naturalisasi
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar
-
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera