Suara.com - Muhammad Tahir memberikan pernyataan tidak masuk akal karena mengikritik pemain keturunan. Namun, justru menyebut pemain naturalisasi 43 tahun agar dipanggil Shin Tae-yong.
Nama Muhammad Tahir menjadi sorotan pecinta sepak bola Indonesia. Hal itu imbas pengakuannya yang merasa kualitas pemain lokal tidak beda jauh dengan keturunan yang kini menyandang status WNI.
Pernyataan ini diungkapkan Muhammad Tahir sebagai bentuk kegelisahannya dengan kebijakan PSSI yang menaturalisasi banyak pemain. Kondisi ini membuat pemain-pemain lokal yang berkarier di Liga 1 tak punya kesempatan membela skuad Garuda.
“Sekarang terlalu banyak naturalisasi (di skuad Timnas Indonesia). Kasihan kita mengadakan kompetisi di dalam negeri, gunanya buat apa?” kata Muhammad Tahir, dikutip dari channel YouTube Akmal Marhali, Bicara Bola.
Secara khusus, pemain berusia 30 tahun itu menegaskan bahwa kualitas pemain-pemain lokal tak jauh berbeda dengan pemain naturalisasi. Bahkan, dia yakin tim berisi pemain lokal bisa mengalahkan amunisi naturalisasi Timnas Indonesia.
BACA JUGA: Tak Sekuat Itu, Rival Timnas Indonesia U-23 di Piala Asia U-23 2024 Tumbang dalam Uji Coba
“Kita cuma kalah dari mereka (pemain naturalisasi) mainnya di luar negeri, sedangkan kami di dalam negeri. Kalah itu saja. Kalau kualitas kami 11 12 dengan mereka. Coba saja PSSI kalau mau bikin, uji coba antara pemain lokal dan naturalisasi. Saya kami bisa menang,” ujar pemain yang membela PSBS Biak ini.
“Lambang di dada garuda, kebanggaan (alasan Tahir pemain lokal bakal memenangkan pertandingan). Siapa pemain yang tidak mau main di Timnas. Cuma tinggal nunggu waktu,” sambungnya.
Menariknya Akmal Marhali lalu bertanya siapa pemain yang layak diberi kesempatan Shin Tae-yong untuk tampil di timnas Indonesia. Ia menyebutkan tiga nama, yaitu Beto Goncalves, Ruben Sanadi, dan Boaz Solossa.
Baca Juga: Agenda Lengkap Timnas Indonesia Bulan April, Tiket Olimpiade Jadi Fokus
Pernyataan Tahir pun tampak tidak masuk akal karena Beto Goncalves merupakan pemain naturalisasi juga. Bahkan usianya kini sudah menginjak 43 tahun.
Selama dinaturalisasi, Beto sudah mengantongi 12 caps bersama skuad Garuda dengan 10 gol. Namun, ia tidak pernah dipanggil ke timnas Indonesia di bawah asuhan Shin Tae-yong.
Tag
Berita Terkait
-
Muhammad Tahir Ingin Pemain Lokal dan Naturalisasi Timnas Indonesia Diadu, PSSI: Jangan Polemik
-
2 Fakta Menarik Erspo, Luluh dan Pilih Luncurkan Desain Baru Kostum Timnas Indonesia Usai Dihujat
-
Ogah Kalah dari Timnas Indonesia U-23, Thailand Panggil Pemain Olympique Lyon untuk Piala Asia U-23 2024
-
BRI Liga 1 sampai Diliburkan demi Timnas Indonesia U-23, Media Vietnam: Power STY Begitu Besar
-
PSSI Segera Proses Naturalisasi Dua Pemain, Calvin Verdonk Termasuk?
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
-
Jumhur Hidayat Tiba di Istana Dikabarkan Jadi Menteri LH: Banyak Tugas, Harus Kerja Keras
Terkini
-
Setelah Ole Romeny, 2 Bintang Timnas Indonesia Ini Juga Terancam Degradasi
-
Michael Olise Dibidik Liverpool dan Real Madrid, Bayern Munich Beri Tanggapan
-
Marc Klok Bicara Kondisi dan Mental Persib Bandung usai Dua Kali Imbang
-
Demi Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Rela Korbankan Real Madrid?
-
Libas PSM Makassar, Bali United Raih 3 Kemenangan Beruntun
-
Bojan Hodak Pastikan Mental Persib Bandung Tetap Kuat Meski Poin Disamai Borneo FC
-
Oxford United Degradasi, Ole Romeny Jadi Pemain Indonesia Kedua di Kasta Ketiga Liga Inggris
-
Meet The World with SKF 2026 Tuntas Digelar, Indonesia Siap Pertahankan Gelar Dunia
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Ogah Kehilangan Poin Lagi Saat Jumpa Bhayangkara FC
-
Dikritik Tajam, Maarten Paes Pamerkan Statistik Gokil yang Bawa Ajax Raih Kemenangan