Suara.com - Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, membeberkan rahasia di balik minat banyak pemain keturunan untuk memperkuat timnas Indonesia.
Menurut Arya Sinulingga, peran penting dalam hal ini dimainkan oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Setidaknya terdapat tiga 'rayuan' Erick Thohir yang berhasil meyakinkan pemain keturunan untuk bergabung dan mewakili skuad Garuda. Berikut ulasannya.
1. Ruang Besar untuk Main di Timnas Indonesia
Hal pertama yang dia lakukan adalah mengungkapkan bahwa pemain naturalisasi bakal diberikan ruang besar untuk bermain di timnas.
Memang jika ditilik lebih jauh, hal ini benar adanya di mana pemain keturunan selalu diberikan kesempatan untuk masuk skuad.
"Pak Erick Thohir juga menjelaskan bagaimana pemain keturunan diberi kesempatan untuk bermain."
"Itu merupakan pengalaman yang dirasakan oleh semua pemain keturunan," ujar Arya Sinulingga.
Baca Juga: Media Vietnam Sebut Lini Pertahanan Indonesia Lemah Tanpa Para Pemain Kunci
2. Beberkan Ambisi Indonesia
Erick Thohir lewat promosinya pada pemain naturalisasi mengungkapkan bahwa dia memiliki proyeksi untuk menjadikan Indonesia sebagai negara besar di bidang sepak bola untuk ke depannya.
"Pak Erick Thohir juga mengadvokasi visi bahwa Indonesia akan menjadi kekuatan besar dalam dunia sepak bola di masa mendatang."
3. Keuntungan di Luar Lapangan
Hal terakhir yang ternyata membuat pemain keturunan luluh adalah soal followers sosial media yang bakal naik jika sang pemain membela timnas Indonesia.
Baca juga: Full Senyum, Momen Gelandang Premier League saat Bertemu Kakeknya di Indonesia
"Pak Erick Thohir juga terkadang mengatakan, bahwa jika kami memutuskan untuk melakukan naturalisasi, pasti jumlah pengikut kami di media sosial akan meningkat secara signifikan."
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
-
Mantan Pemain Minta Malaysia Tiru Langkah Naturalisasi Timnas Indonesia
-
Meski Tampil Impresif, Timnas Indonesia Tetap Masuk Pot Non-Unggulan Jika Lolos Round Ke-3
-
Sudah Tobat dan Berubah, Nurhidayat Haji Haris Bertekad Kembali ke Timnas Indonesia
-
Pengakuan Jujur Calvin Verdonk Mengapa Pilih Bela Timnas Indonesia Dibanding Belanda
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Cinta dan Jari yang Patah di Utara Jakarta
Terkini
-
Persib Bandung Berantakan Dibantai Ratchaburi FC, Bojan Hodak Akui Lawan Jauh Lebih Baik
-
Duet Nova Arianto dan Sofie Imam Dampingi John Herdman, PSSI Cari Tambahan Pelatih Lokal Lagi
-
Raja Assist Super League, Waktunya Ezra Walian Kembali ke Timnas Indonesia di Era John Herdman?
-
Skenario Persib Bandung Lolos Final ACL Usai Dihajar Ratchaburi, Masih Ada Harapan di Leg Kedua?
-
Persib Tak Berdaya di Hadapan Ratchaburi FC, Bojan Hodak Minta Maaf
-
Semalam Dibantai, Bojan Hodak Kecewa ke Thom Haye cs
-
Buntut Sanksi FIFA, Manajer Timnas Indonesia Diganti?
-
Dua Pemain Jong Ajax Keturunan Indonesia, Siapa yang Bisa Susul Maarten Paes Bela Garuda?
-
Siapa Dwi Prio Utomo? Bukan Orang Baru, Asisten Kurniawan Dwi Yulianto di Timnas Indonesia U-17
-
Alasan Jordi Cruyff Pilih Calon Nakhoda Timnas Indonesia Latih Jong Ajax