Suara.com - Pelatih Arsenal Mikel Arteta menyebut bahwa jelang pertemuan timnya melawan Bayern Muenchen pada leg pertama perempat final Liga Champions (UCL) di Stadion Emirates, Rabu (10/2/2024) dini hari WIB, kekuatan raksasa Jerman itu bukan hanya pada Harry Kane.
Mantan bomber mematikan Liga Inggris itu saat ini sudah mengemas 38 gol dan 12 asis dari 37 pertandingan Bayern Munich musim ini.
Disinggung apakah Kane akan paling diwaspadai timnya pada laga nanti, dilansir dari laman resmi klub, Rabu, Arteta mengatakan "Bukan hanya dia!".
Baca Juga : Prediksi Arsenal vs Bayern Munich di Liga Champions: Preview, Head to Head, Skor hingga Live Streaming
Mikel Arteta mengatakan The Gunners tidak akan hanya mewaspadai Kane karena menurutnya semua penggawa Bayern dapat memberikan ancaman.
Meski demikian, ia tetap menaruh respect besar pada striker Inggris yang selalu mencetak 20 lebih gol dari 10 tahun terakhir itu.
"Saya pikir individu yang mereka miliki, semua kualitas individu dari semua pemain dan dia pada khususnya, dan kemampuan yang dia miliki. Hal terbaik untuk dilakukan adalah apa yang kita lakukan secara kolektif dan mencoba untuk mempromosikan hal-hal tertentu," tambahnya.
"Ketika Anda melihat angka-angkanya selama 10 tahun terakhir, sungguh sulit dipercaya apa yang telah ia lakukan. Dia bisa mencetak gol dengan berbagai cara, dia mendapat servis, dia juga punya pemain di sekelilingnya untuk memberikan peluang itu," lanjutnya.
Musim ini, The Bavarian saat ini sedang dalam keadaan pincang karena terancam kehilangan gelar juara Liga Jerman musim ini setelah tertinggal 16 poin dari pemuncak klasemen Bayer Leverkusen yang hanya membutuhkan satu kemenangan saja untuk merengkuh juara.
Baca Juga: Erick Thohir Semringah dengan Penampilan Timnas Indonesia U-23 Usai Kalahkan UEA di Laga Uji Coba
Mengenai hal itu, Arteta tidak peduli performa terkini Bayern karena menurutnya tim asuhan Thomas Tuchel itu tetap merupakan tim kuat.
“Mereka adalah tim yang tangguh. Saya adalah penggemar berat, pengagum berat Thomas, timnya, cara mereka beradaptasi dan bermain, cara mereka melakukan transmisi. Saya belajar banyak tentang dia dan melihat Bayern dan ketika Anda menganalisis liga ini, Anda akan melihat mengapa mereka adalah tim papan atas,” tutupnya. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey