Suara.com - Pelatih Manchester United (MU), Erik ten Hag menegaskan timnya tak boleh jadi 'keledai' yang jatuh di lubang yang sama saat menghadapi Bournemouth dalam lanjutan Liga Inggris atau Premier League 2023-2024.
Manchester United akan bertandang ke markas Bournemouth di Stadion Vitality. Pertandingan akan kick-off pada hari ini, Sabtu (13/4/2024) pukul 23.30 WIB.
Ten Hag menyoroti kekalahan telak MU dengan skor 0-3 di pertemuan pertama melawan Bournemouth di Old Trafford pada Desember 2023. Menurutnya, hal tersebut menjadi catatan penting bagi timnya.
Baca juga: Namanya Indonesia Banget, Striker Keturunan Timnas Thailand U-23 Jadi Sorotan
"Kami secara mental belum siap untuk pertandingan itu. Bournemouth memberikan perlawanan dan kami kalah dalam pertarungan tersebut," kata Ten Hag.
"Besok tidak akan berbeda karena begitulah cara mereka bermain. Mereka ingin bertarung dengan Anda dan ini adalah tentang memastikan Anda memasuki pertarungan itu dengan keyakinan yang meyakinkan bahwa Anda perlu saling mendukung," tambahnya.
"Kita perlu memenangkan pertempuran dan mencoba untuk mengalahkan mereka, untuk berlari lebih cepat dari mereka dan dalam bertahan, kami juga harus menyamakan kecepatan," lanjutnya.
Meskipun MU menghadapi krisis bek dengan beberapa pemain utama yang cedera, Ten Hag menegaskan timnya akan berusaha keras untuk mengatasi situasi tersebut dan menjaga pertahanan Setan Merah tetap kokoh.
Manchester United diketahui masih tanpa barisan lini belakang yakni Raphael Varane, Jonny Evans, Victor Lindelof, Lisandro Martinez, Luke Shaw, dan Tyrell Malacia akibat cedera.
Baca juga: Profil Dender FC, Calon Klub Baru Marselino Ferdinan di Eropa?
"Ini sangat sulit, semua orang yang memiliki sedikit pengetahuan tentang sepak bola, mereka tahu itu akan memengaruhi hasil dan penampilan Anda. Empat bek selalu menjadi landasan untuk mendapatkan hasil dan kami tidak memilikinya," kata Ten Hag.
"Kami tahu kami harus menang tapi kemudian juga tahu bahwa kita harus mengambil tanggung jawab. Ketika Anda mengawasinya, Anda juga tahu seberapa besar dampak negatifnya," tambahnya, demikian Antara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Panas! Korea Utara Luncurkan 10 Rudal Balistik saat Korsel dan AS Latihan Militer
-
Nasib Ribuan Mahasiswa Jakarta Terancam Data Desil
-
Mendag Dorong Pelaku Industri Manfaatkan Trade Expo Indonesia
-
81 Tahun Merdeka: Memaknai Ulang Ikigai di Tengah Realitas Anak Muda Indonesia
-
Diskon Belanja di GrandLucky Spesial dari BRI, Ini Syaratnya
-
5 Contoh Susunan Acara Maulid Nabi 2026 di Masjid, Rundown Lengkap dengan Jam
-
3 Rekomendasi Smartwatch dengan Sensor VO2 Max Akurat
-
Febrie Adriansyah Ingin Emas 74 Kg dan Uangnya Kembali, Begini Faktanya
-
RUU Pemilu Harus Perkuat Peran Perempuan!
-
Update Gempa NTT: 75 Meninggal, 907 Luka, Gempa Susulan 3.752 Kali