Perubahan dilakukan pelatih Shin Tae-yong di menit 80. Jeam Kelly dan Rio Fahmi ditarik keluar. Mereka digantikan Komang Teguh dan Fajar Fathurahman.
Di 10 menit terakhir babak kedua, intensitas serangan Irak meningkat. Kesalahan-kesalahan dibuat pemain Indonesia sehingga masih kesulitan keluar dari tekanan.
Di menit 87, tandukkan Nihad nyaris mengubah kedudukan. Beruntung bagi Garuda Muda, bola berhasil dibendung Ernando.
Penyelamatan gemilang kembali dilakukan Ernando. Serangan balik yang dilancarkan Irak di menit 90+1 berhasil ia patahkan.
Skor 1-1 bertahan hingga berakhirnya waktu normal dan pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan 2x15 menit.
Di babak extra time alias perpanjangan waktu, pada menit ke-95, Timnas Indonesia U-23 akhirnya kebobolan.
Bintang Irak, Jasim Ali mencetak gol dengan sangat baik setelah menerima umpan lambung Muntadher Mohammed Maslookhi. Skor 2-1 buat keunggulan Irak.
Ketinggalan 1-2 membuat Garuda Muda kini lebih berani menekan. Kini, Justin Hubner Cs tampil lebih berani memainkan bola demi bisa menyamakan kedudukan.
Akan tetapi, sulit bagi Timnas Indonesia karena kini Irak merapatkan barisan pertahanannya. Babak pertama perpanjangan waktu pun selesai.
Baca Juga: Belum Ada Gol Tambahan di Laga Timnas Indonesia vs Irak, Lanjut ke Perpanjangan Waktu
Di paruh kedua, meski Garuda Muda terus mencoba, kelihatan sekali Rafael Struick Cs sudah kelelahan yang membuat aliran bola berjalan tidak bisa cepat.
Pada akhirnya, tidak ada gol lagi yang tercipta sampai babak perpanjangan waktu rampung. Timnas Indonesia U-23 kalah 1-2 melawan Irak.
Susunan Pemain:
Timnas Indonesia U-23 XI (3-4-2-1): Ernando Ari; Muhammad Ferarri, Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On; Ilham Rio Fahmi, Ivar Jenner, Marselino Ferdinan, Pratama Arhan; Jeam Kelly Sroyer, Witan Sulaeman; Rafael Struick.
Pelatih: Shin Tae-yong (Korea Selatan)
Timnas Irak U-23 XI (4-3-3): Hussein Hasan; Josef Baiz, Ahmed Hasan, Zaid Tahseen, Mustafa Saadoon; Munthader Mohammed, Ali Jasim, Karrar Mohammed; Blin Azad; Nihad Mohammed, Ridha Fadhil.
Berita Terkait
-
Eks Pemain Ajax Doakan Timnas Indonesia Juara Piala Asia Futsal 2026
-
Jadwal dan Link Streaming Final Piala Asia Futsal 2026: Timnas Indonesia Cetak Sejarah
-
John Herdman Buka Peluang bagi Pemain Terpinggirkan Kembali ke Timnas Indonesia
-
John Herdman Nilai Timnas Indonesia Layak 5 Besar Asia Dengan Skuad Saat Ini
-
Pemain Keturunan Depok Jadi Top Skor Periode 3 Eerste Divisie, Solusi Lini Serang Timnas Indonesia?
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Michael Carrick Tak Silau, Minta MU Tak Gegabah Angkat Dirinya Jadi Pelatih Tetap
-
Epstein Files Bongkar Cerita Lama Chelsea, Ada Skandal Apa Lagi?
-
Maarten Paes Gagal Debut di Ajax Akhir Pekan Ini, Ada Apa?
-
Tiket Liga Champions Jadi Penentu Masa Depan Carrick di Manchester United
-
Nasib Trent Alexander-Arnold: Suram di Real Madrid, Ditolak Pulang Liverpool
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Ketum Federasi Iran Singgung Militansi 16 Ribu Suporter Indonesia
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
5 Alternatif Area Parkir di Indonesia Arena, Bersiap Timnas Indonesia Juara Piala Asia Futsal 2026
-
Panduan Lengkap Cara Menuju Indonesia Arena Tonton Final Piala Asia Futsal 2026
-
Alasan Mengejutkan Fred Grim Tak Mainkan Maarten Paes Lawan AZ Alkmaar