Suara.com - Timnas Guinea U-23 benar-benar serius untuk mengalahkan Timnas Indonesia U-23 demi satu tiket terakhir berlaga di sepak bola Olimpiade Paris 2024. Saking semangatnya, latihan mereka sampai harus dikontrol agar tidak ada pemain yang cedera.
Guinea U-23 akan menghadapi Timnas Indonesia U-23 dalam laga play-off Olimpiade Paris 2024 di Clairefontaine, Prancis pada Kamis (9/5/2024) malam pukul 19:00 WIB. Guinea begitu termotivasi ingin menjadi salah satu peserta dalam multievent akbar tersebut.
Persiapan pun sudah dilakukan. Pelatih Guinea, Kaba Diawara menyebut persiapan singkat ini akan dimaksimalkan sebaik-baiknya.
Baca juga: Rezim Arne Slot Segera Dimulai, Virgil van Dijk Janji Bertahan Lewati Proses Transisi di Liverpool
"Kita punya waktu tiga hari, hitungan jam, untuk menggembleng tim sebelum pertempuran cuma 72 jam. Memang mepet, tapi itu bukan alasan untuk gentar," kata Kaba Diawara di kanal YouTube Federasi Sepak Bola Guinea, Selasa (7/5/2024).
"Semangat para pemain membara, mereka sangat termotivasi. Saya sudah beri arahan, dan mereka langsung tancap gas tanpa keraguan. Itulah kelebihan pemain muda, penuh energi dan pantang mundur."
"Saking semangatnya, saya sampai harus sedikit rem karena jangan sampai cedera di saat krusial ini," tutur eks pesepakbola Arsenal dan PSG itu.
Kemenangan menjadi harga mati bagi Guinea. Oleh sebab itu, ia meminta anak-anak asuhannya berusaha semaksimal mungkin buat memenangi pertandingan.
"Satu-satunya target adalah kemenangan. Tak ada pilihan lain. Para pemain siap, baik fisik maupun mental. Di momen krusial ini, mentalitas juanglah yang akan menentukan segalanya," pungkas Diawara.
Adapun nantinya, tim yang menang di partai play-off ini akan bergabung di Grup A sepak bola Olimpiade Paris 2024. Tim tersebut akan satu grup bersama tuan rumah Prancis, Amerika Serikat, dan Selandia Baru.
Cabang olahraga sepak bola putra Olimpiade 2024 akan berlangsung mulai 24 Juli sampai 9 Agustus di Prancis.
Berita Terkait
-
Inggris ke Prancis Dekat, Elkan Baggott Cuma Butuh 2 Jam untuk Gabung Timnas Indonesia U-23
-
Demi Justin Hubner Bela Timnas Indonesia U-23, Menpora Minta Bantuan Dubes Jepang
-
Hokky Caraka Tiba-tiba Disanjung Netizen Meski Jarang Main di Piala Asia U-23 2024, Ini Penyebabnya
-
Media Vietnam Soroti Wasit VAR Sivakorn Pu-udom yang Bertugas di Laga Indonesia vs Guinea, Pembawa Sial?
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
Terkini
-
Benzema Resmi Tinggalkan Al Ittihad, Bergabung ke Rival Al Hilal di Liga Pro Saudi
-
Dewa United Benarkan Dekati Ivar Jenner, Petinggi Klub Ungkap Alasannya
-
Resmi ke Ajax, Maarten Paes Sampaikan Pesan Mengharukan untuk FC Dallas
-
Eks Pelatih Timnas Indonesia Diperiksa Petugas Pajak, Ada Masalah Apa?
-
Aroma Eropa Kian Kental, Dedi Kusnandar Siap Serap Ilmu Layvin Kurzawa dan Thom Haye
-
Mesin Gol Liga Australia Berpotensi Jadi Pemain Naturalisasi Pertama John Herdman
-
Dedi Kusnandar Bicara Peran Layvin Kurzawa di Persib: Bukan Sekadar Nama Besar
-
3 Kerugian Ivar Jenner jika Pilih Berkarier di Super League usai Tinggalkan FC Utrecht
-
Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta, Kemunduran atau Kemajuan Karier?
-
Bos Ajax Amsterdam: Maarten Paes Rajin, Mentalitas Tinggi dan Kiper Berbakat