Suara.com - Indra Sjafri belum lama ini bertemu dengan lima pemain keturunan yang diproyeksikan membela Timnas Indonesia U-20. Dari lima nama itu, dua di antaranya punya kontrak profesional bersama timnya.
Pertemuan tersebut terjadi saat eks Direktur Teknis PSSI itu menyambangi Belanda guna mencari pemain keturunan untuk membela Timnas Indonesia U-20.
Adapun pemain-pemain keturunan yang bertemu Indra Sjafri antara lain Jens Raven, Kaya Symons, Xavi Woudstra, Dion Markx, dan Mauresmo Hinoke.
Kelima pemain tersebut nantinya akan jadi bagian Timnas Indonesia U-20 yang mematok target tinggi, yakni tampil di Piala Dunia U-20 2025.
Baca Juga: 4 Mantan Pemain Timnas Belanda U-19 yang Akan Perkuat Timnas Indonesia Asuhan Indra Sjafri
Jika melihat rekam jejaknya, kelima pemain tersebut bukanlah pemain sembarangan. Kelima pemain tersebut merupakan andalan di timnya meski di level kelompok umur.
Di samping itu, ada fakta menarik terkuak dari lima pemain tersebut. Dua di antara lima pemain itu ternyata sudah memiliki kontrak profesional bersama timnya.
Dilansir dari cuitan akun @FT_IDN, kontrak profesional yang didapat oleh pemain di bawah usia 20 menandakan bahwa kedua pemain itu punya potensi besar menjadi bintang.
Lantas, siapa dua pemain yang telah mendapatkan kontrak profesional bersama klub-klubnya tersebut?
Baca Juga: 4 Mantan Pemain Timnas Belanda U-19 yang Akan Perkuat Timnas Indonesia Asuhan Indra Sjafri
Bakal Jadi Bintang?
Dikutip dari cuitan @FT_IDN, dua pemain yang telah mendapat kontrak profesional di bawah usia 20 tahun adalah Kaya Symons dan Xavi Woudstra.
Kaya Symons sendiri merupakan pemain yang berposisi bek kiri dan bermain untuk Vitesse Arnhem U-21, sedangkan Xavi Woudstra merupakan gelandang yang bermain untuk SC Heerenveen U-21.
Disebutkan bahwa Vitesse dan Heerenveen melihat keduanya punya potensi menjadi bintang andalan di tim utama pada masa depan.
Hal ini terlihat dari kerapnya kedua tim memasukkan Kaya Symons dan Xavi Woudstra ke bangku cadangan tim utama saat berkiprah di Eredivisie maupun di Piala Belanda (KNVB Beker).
Baca Juga: Tak Kembali ke Belgia, KMSK Deinze Resmi Lepas Marselino Ferdinan?
Berita Terkait
-
4 Mantan Pemain Timnas Belanda U-19 yang Akan Perkuat Timnas Indonesia Asuhan Indra Sjafri
-
Turnamen Toulon, Timnas Usia Muda dan Pintu Gerbang Meniti Karier Abroad
-
Media Vietnam Puji Timnas Indonesia U-20 Terjun di Turnamen Toulon Prancis
-
Pergi ke Belanda, Indra Sjafri Berburu Pemain Keturunan Untuk Timnas U-20
-
Cari Amunisi untuk Timnas Indonesia U-20, Indra Sjafri Temui 3 Pemain Keturunan di Belanda
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
7 Fenomena Langit Sepanjang Agustus 2026, Hujan Meteor Perseid hingga Gerhana Matahari
-
3 Rekomendasi Shade Bedak Tabur Viva untuk Kulit Sawo Matang, Hasil Natural dan Menyatu
-
Hidup Berpindah Mengikuti Hutan: Perjuangan Punan Batu Benau-Sajau Mempertahankan Ruang Hidup
-
Rampok Toko Emas Pakai Senpi Dinas, Briptu MZ Dipecat dari Polda Aceh
-
Sukses Mulia Story: Ketika Mimpi Besar Menjadi Jalan Memutus Rantai Kemiskinan
-
Diiringi Lagu Glenn Fredly, Delvis Rettob Dinobatkan sebagai Ketua Presidium PP PMKRI
-
522 Anak dan Remaja Hidup dengan HIV di Sidoarjo, Pentingnya Memahami Angka dan Mencegah Stigma
-
Bupati Pemalang Kena OTT, Jadi Operasi Tangkap Tangan KPK ke-18 Sepanjang 2026
-
Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi Dinilai Disfungsional, Terkesan Tak Percaya Polda Jabar
-
Rumah Sakit Jepang Seperti di Zona Perang, Kewalahan Obati Korban Gempa Bumi Kumamoto