Suara.com - Gelandang timnas Indonesia, Thom Haye disebut tidak memenuhi standar Como untuk direkrut. Padahal melihat dari harga pasarnya, pemain berusia 29 tahun ini unggul dari semua pemain tengah tim berjuluk I Lariani.
Como baru saja meraih prestasi dengan promosi ke Serie A Italia. Thom Haye lantas dirumorkan akan gabung ke klub yang dimiliki orang Indonesia ini.
Apalagi sebelumnya Como memang mengincar pemain yang baru saja berpisah dengan SC Heerenveen pada Januari 2024 lalu.
Meski begitu, perwakilan Como Mirwan Suwarso mengatakan bahwa klub tidak akan merekrut Thom Haye. Pemain timnas Indonesia ini disebut kurang memenuhi standar.
"Tidak mungkin (rekrut Thom Haye). Kami sudah melihat dia dan tidak memenuhi standar untuk mengangkat (tim). Jadi pelapis mungkin bisa, tapi pelapis ketiga," kata Mirwan yang diunggah akun Instagram @nusantara.ballers, Selasa (14/5/2024).
BACA JUGA: Kejamnya Netizen, Como Didoakan Degradasi usai Perwakilan Klub Bilang Thom Haye Tak Layak Direkrut
Fakta menarik padahal nilai pasar Thom Haye lebih mahal jika dibangingkan deretan gelandang yang kini bermain di Como.
Menukil dari Transfermarkt, Thom Haye memiliki harga pasar yang tinggi sebesar Rp52,14 miliar. Nah, gelandang Como tidak ada yang menyentuh angka tersebut.
Masih melansir dari Transfermarkt, Como memiliki 10 pemain tengah atau gelandang. Untuk gelandang bertahan Oliver Abilgaard yang memiliki harga pasar Rp48,67 miliar.
Baca Juga: 8 Pemain Diaspora Filipina Kualitasnya Gak Main-main, Timnas Indonesia Wajib Waspada
Sementara gelandang tengah I Lariani adalah Alessandro Bellemo (Rp17,83 miliar), Matthias Braunoder (Rp22,60 miliar), Ben Lhassine Kone (Rp15,64 miliar), dan Daniele Baselli (Rp6,95 miliar).
Kemudian gelandang yang biasa bermain lebih menyerang ada Samuel Ballet (Rp24,33 miliar), Alessio Iovine (Rp4,35 miliar), Simone Verdi (Rp43,45 miliar), dan Naj Razi (Rp5,21 miliar).
Jadi dari harga pasar tersebut, Thom Haye masih unggul dari semua gelandang Como. Hanya Oliver Abilgaard dan Simone Verdi yang nyaris mendekatinya.
Berita Terkait
-
5 Bintang Timnas Indonesia yang Berpotensi Pindah Klub di Bursa Transfer 2024, Tak Hanya Thom Haye
-
Profil Dani Suryadi, dari Analis Kimia Jadi Asisten pelatih Persis Solo Hingga Antarkan Como 1907 Naik Tahta ke Seria A
-
Kisah Tangan Dingin 2 Orang Indonesia di Balik Lolosnya Como 1907 ke Liga Italia Serie A
-
3 Calon Klub Baru Thom Haye usai Tinggalkan SC Heerenveen, Ada Tim Serie A Italia
-
Tak Banyak yang Tahu, Ini Daftar Lengkap Pemain Como 1907 Bawa Promosi ke Serie A
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Ancaman Trump ke Iran di Piala Dunia 2026 Disorot, Jurnalis Uruguay Ungkit Kasus Indonesia
-
Ordal PSSI Ungkap Alasan John Herdman Panggil 41 Pemain Timnas Indonesia
-
Emil Audero Bikin Jay Idzes Seperti Anak Kemarin Sore di Serie A Italia
-
3 Pemain Termuda di Timnas Indonesia era John Herdman untuk FIFA Series 2026
-
Sumatera Utara Resmi Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-19 2026
-
Umuh Muchtar Bangga Tiga Pemain Persib Dipanggil Timnas Indonesia
-
Modal Apik dari Belanda, Tim Geypens Siap Panaskan Persaingan Bek Kiri Timnas Indonesia
-
Duel Puncak Klasemen, Marc Klok Nilai Laga Persib vs Borneo FC Seperti Final
-
Jay Idzes hingga Diks Ikut Tunggu Hasil Sidang Isbat Kemenag Jelang FIFA Series 2026, Kok Bisa?
-
Kevin Diks Kaget Lihat FC Copenhagen Terpuruk dan Terancam Degradasi