Suara.com - Belanda telah mengumumkan nama pemain untuk Euro 2024. Namun, ada dua pemain keturunan Indonesia yang luput dalam panggilan.
Euro 2024 akan digelar mulau 15 Juni mendatang. Belanda yang masuk Grup D berama Polandia, Austria, dan Prancis telah mempersiapkan tim.
Menariknya dua pemain keturunan Indonesia yang dianggap Grade A tidak mendapatkan panggilan ke skuad Oranje. Mereka adalah Kevin Diks dan Mees Hilgers.
Kedua pemain keturunan ini kalah saing dengan nama-nama tenar seperti Virgil van Dijk, Daley Blind, Nathan Ake, bahkan Micky van de Ven.
BACA JUGA: Peluang Bela Timnas Indonesia Tertutup, Pemain Keturunan Ini Dipanggil Belanda untuk Euro 2024
Situasi ini bisa dimanfaatkan oleh PSSI untuk memprospek Kevin Diks dan Mees Hilgers untuk membela timnas Indonesia.
Apalagi dua pemain ini memang sempat diminati Shin Tae-yong. Keduanya bahkan nyaris menjalani proses naturalisasi.
Namun kala itu, mereka membatalkannya dengan alasan izin dari orang tua.
Nah, kini situasinya lebih memungkinakan karena Diks dan Hilgers bukan pilihan utama di skuad Belanda. Kondisi itu bisa membuat keduanya berubah pikiran.
Baca Juga: Timnas Indonesia Diuntungkan, 4 Pemain Eropa Milik Filipina Dipastikan Absen
Adapun PSSI juga masih gencar melakukan proses naturalisasi. Terbaru ada dua nama yang masih diproses, yakni Calvin Verdonk serta Jens Raven.
Berita Terkait
-
Persiapan Hadapi Irak dan Filipina, Ini Jadwal Timnas Indonesia Mulai Latihan
-
Respons Maarten Paes usai Tak Masuk Skuad Kualifikasi Piala Dunia 2026, Padahal Sudah WNI
-
Di Timnas Indonesia U-20, Indra Sjafri Garansi Pemain Keturunan Tidak Ada Bedanya dengan Lokal
-
Venezia Lepas Jay Idzes ke Timnas Indonesia, Meski Berjuang Raih Promosi Serie A Italia
-
Statistik 4 Gelandang Timnas Indonesia Jelang Hadapi Irak dan Filipina
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim