Suara.com - Como 1907 disebut membuka peluang untuk menggunakan jasa Rafael Struick. Namun ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh penyerang Timnas Indonesia itu.
Belakangan ini Como tengah jadi perbincangan usai sukses promosi ke Serie A. Klub yang dimiliki oleh Hartono Bersaudara ini diharapkan bisa membawa pemain Timnas Indonesia.
Akan tetapi Como sempat diserang hingga dihujat oleh netizen Indonesia karena salah satu pernyataan perwakilan klub, Mirwan Suwarso, yang menyebut level pemain Timnas Indonesia belum bisa bermain di Serie A.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-23 Bisa Gantikan Israel di Olimpiade Paris 2024?
Di kesempatan yang berbeda, Mirwan lalu membuat pernyataan lain. Ia menyebut Como tertarik menggunakan jasa Rafael Struick.
"Kalau untuk pemain-pemain lain kepengen sih mengambil pemain seperti Rafael Struick itu menarik ya," ujar Mirwan Suwarso ketika diwawancara tim KLY Sports.
Meski mengaku meminati pemain ADO Den Haag itu, Mirwan Suwarso menegaskan ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh Struick.
Salah satunya adalah Struick harus bisa bersaing dengan penyerang utama Como 1907 musim ini, Patrick Cutrone.
“Dia harus bersaing melawan Patrick Cutrone,” jelas Mirwan.
Baca Juga: Profil Gabriele Rolando: Rival Jay Idzes di Serie B yang Trial Bareng PSIS Semarang
Baca Juga: Gagal Masuk Skuad Euro, 3 Pemain Bintang Keturunan Belanda Hijrah ke Timnas Indonesia?
Patrick Cutrone sendiri merupakan bintang Como di musim 2023/24. Eks penyerang AC Milan itu mencetak 14 gol dan terpilih sebagai pemain terbaik Serie B.
Kontrak Cutrone bersama Como masih berlangsung hingga Juni 2025 sehingga diprediksi penyerang berusia 26 tahun itu bakal menjadi andalan lini depan musim depan.
Persaingan buat Rafael Struick juga akan lebih berat jika Como merekrut penyerang bintang lainnya. Oleh karena itu, syarat-syarat ini akan cukup sulit buat dipenuhi.
"Dia harus bersaing kalau kita beli kualitas striker yang misalnya kayak Andrea Belotti, saingannya kayak gitu. Ngapain kita mengambil pemain kelas dari Indonesia tapi tidak dapat kesempatan bermain," tegasnya.
Kontributor: Aditia Rizki
Berita Terkait
-
Profil Gabriele Rolando: Rival Jay Idzes di Serie B yang Trial Bareng PSIS Semarang
-
3 Pemain Persib yang Layak Masuk Timnas Indonesia usai Memukai di Semifinal BRI Liga 1
-
Irak Tanpa Penyerang Andalannya Saat Lawan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Perwakilan Klub: Keberhasilan Como Promosi ke Serie A Bukan Kebetulan
-
Filipina Panggil Menantu Cristian Gonzales untuk Lawan Timnas Indonesia di SUGBK
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
UMKM Berbasis Ekonomi Sirkular Makin Dilirik, Limbah Disulap Jadi Sumber Cuan
-
IHSG Masih Loyo di Awal Perdagangan Selasa, Pantau Saham Bank
-
Premi Asuransi Kesehatan Terancam Naik? Ini Penjelasan Resmi OJK
-
Dari Takut ke Terbiasa: Perjalananku Mengenal TransJakarta
-
4 Shade Cushion Viva dan Cara Memilihnya agar Sesuai Undertone Kulit
-
Pecah Telur! Toy Story 5 Jadi Film Terlaris 2026 usai Raup Rp18,3 Triliun
-
Usut Temuan Uang di Rumah Plt Gubernur Riau, KPK Dalami Kaitan dengan Kasus Abdul Wahid
-
Cara Menggunakan My FanCam di Galaxy Fold8, Nonton Konser Bisa Puas Pantau Aksi Bias
-
Mitchell Baker Cetak Sejarah usai Hattrick di Debut Piala AFF 2026, Ikuti Jejak Legenda Garuda
-
Pekerja Commute: Dari "Pepes" ke Pelaku Net Zero Emission yang Sukses