Suara.com - Tim promosi yang siap tampil di Liga 1 musim depan, PSBS Biak, bergerak cepat dengan mengumumkan pelatih baru, Juan Esnaider, yang memiliki pengalaman bermain untuk klub besar Eropa seperti Juventus dan Real Madrid.
PSBS Biak disebut-sebut juga telah menargetkan pemain idaman, Jaden Plassaer Sombuk, keturunan Belanda-Biak, yang kini bermain di liga amatir di Jerman untuk Frisia Wilhelmshaven.
Manajer PSBS, Yan Permenas Mandenas, telah melakukan pertemuan dengan Sombuk beberapa waktu lalu di Belanda untuk membahas pendekatan dan negosiasi.
Membangun Manajemen Tim Profesional
PSBS Biak juara Liga 2 2023/2024 setelah mengalahkan Semen Padang dengan agregat telak 6-0 di final.
Keberhasilan ini memastikan debut PSBS di Liga 1 musim depan, dengan fokus membangun manajemen tim profesional dan merancang komposisi pemain yang kuat untuk bersaing.
Manajer PSBS, Yan Permenas Mandenas, menegaskan komitmennya untuk menjadi salah satu tim terkuat di Liga 1.
Mengumpulkan Sejumlah Pemain Papua
PSBS Biak diketahui sedang berkomunikasi dengan bintang-bintang Papua yang bermain di Liga 1, seperti Ricky Kambuaya dan Brian Fatari dari Dewa United, serta saudara kembar Yakob dan Yance Sayuri dari PSM Makassar, untuk memperkuat tim.
Baca Juga: Persib Hadapi Madura United di Final, Marc Klok Ingin Wujudkan Harapan Masyarakat Bandung
Mendatangkan Jaden Plassaer Sombuk
Yan Permenas Mandenas menjelaskan alasan PSBS Biak tertarik memboyong Jaden Plassaer Sombuk, yang selain memiliki darah Biak, juga dinilai memiliki kualitas dan pengalaman bermain di Eropa yang cukup untuk memberi dampak positif bagi tim di Liga 1.
Sombuk, yang lahir di Belanda pada 19 Februari 2004, sebelumnya memperkuat klub divisi tiga Jerman, SV Bremen dan dipinjamkan ke klub amatir, Frisia Wilhelmshaven.
Dengan kontraknya yang selesai tahun ini, Sombuk siap mencari klub baru untuk melanjutkan kariernya sebagai pemain sepak bola profesional.
Diharapkan dengan kehadiran Sombuk, yang bermain sebagai gelandang serang dengan tinggi 185 cm, akan menghidupkan lini tengah skuad Badai Pasifik --julukan PSBS Biak.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Kata-kata Bojan Hodak Usai Antarkan Persib Bandung Hat-trick Juara Liga 1
-
John Herdman 'Abaikan' Juara Liga 1 Persib Bandung Pilih Persija, Ada Apa?
-
Persib Hat-trick Juara, Liga Indonesia Resmi Milik Maung Bandung
-
Hanya Satu yang Tercecer! 17 Tim Liga 1 Lolos Lisensi, PSBS Biak Ada Apa?
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri
-
Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti
-
Video Pemain Hampir Baku Pukul di Sesi Latihan, Pelatih Panama: Itu Normal
-
Viral! Fans Seksi Panama Jacky Guzman Ramal Timnya Kalahkan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Video Viral Momen Memalukan Leon Goretzka Usai Jerman Dipecundangi Ekuador
-
Ritual Tanda Salib Lionel Scaloni dan Alasan Ogah Rayakan Gol Argentina
-
Iran vs Everybody di Piala Dunia 2026, Mehdi Taremi: Infantino Omong Kosong, FIFA Tak Adil
-
Kabar Duka! Wonderkid Venezuela Ditemukan Tewas di Tengah Reruntuhan Gempa
-
Hasil MLSC All-Stars 2026: Lewat Duel Sengit, Kudus Melaju ke Final Usai Taklukkan Surabaya
-
Heboh Video Kylian Mbappe Nyuruh Wasit Kasih Ban Kapten Tchouameni, Ternyata Ini Alasannya