Suara.com - Timnas Indonesia tengah dihadapkan pada pilihan krusial: memprioritaskan Kualifikasi Piala Dunia 2026 atau ASEAN CUP 2024? Pelatih Shin Tae-yong mungkin akan menurunkan tim B di Piala AFF.
Di tengah ambisi lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, Shin Tae-yong mencetuskan ide berani. Ia berencana menurunkan dua tim berbeda untuk agenda padat di bulan November 2024.
Satu tim untuk Kualifikasi Piala Dunia, dan tim B untuk ASEAN CUP 2024.
Alasannya, jadwal padat di bulan November 2024 dikhawatirkan membebani pemain.
Piala AFF atau Piala Asia? Shin Tae-yong Ingin Lebih Besar
Shin Tae-yong terang-terangan menunjukkan ambisinya membawa Timnas Indonesia ke level yang lebih tinggi. Ia mempertanyakan relevansi Piala AFF bagi tim sekelas Indonesia.
Ide Shin Tae-yong untuk mengabaikan Piala AFF mendapat respons keras dari media Vietnam, Soha.vn.
Mereka mengingatkan tragedi yang menimpa Thailand di tahun 2018.
Saat itu, Thailand memilih fokus di Kualifikasi Piala Dunia dan menurunkan tim muda di Piala AFF.
Hasilnya, mereka tersingkir di semifinal Piala AFF dan gagal total di Kualifikasi Piala Dunia.
"Mengabaikan Piala AFF, apakah Shin Tae-yong dan Indonesia sudah lupa dengan tragedi yang dialami Thailand?" tulis Soha.vn.
"Thailand gagal total di babak final kualifikasi Piala Dunia 2018 Asia. Setelah 10 pertandingan, mereka hanya mendapat 2 poin, peringkat terakhir Grup B, kebobolan 24 kali, selisih -18."
Akankah Timnas Indonesia bernasib sama seperti Thailand? Pertanyaan ini masih menggantung.
Di satu sisi, ambisi Shin Tae-yong untuk membawa Indonesia ke level Asia dan dunia patut diapresiasi. Di sisi lain, meremehkan turnamen bergengsi di kawasan Asia Tenggara seperti Piala AFF juga berisiko.
Hanya waktu yang bisa menjawab apakah strategi Shin Tae-yong akan membuahkan hasil atau justru membawa Timnas Indonesia ke jurang kekecewaan.
Yang pasti, publik Indonesia akan terus memantau dengan penuh harap langkah tim Garuda di kancah internasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
Terkini
-
Infantino Buka Pintu untuk Rusia, Sanski FIFA Segera Dicabut
-
Gabung Klub Super League, 2 Pemain Ini Ternyata Belum Ada Setahun Dinaturalisasi
-
AC Milan 22 Laga Tak Terkalahkan, Massimiliano Allegri Mengaku Belum Puas
-
Pemain Naturalisasi ke Super League: Kemajuan atau Kemunduran? Netizen Terbelah
-
Bidik Final Piala Asia Futsal 2026, Hector Souto Pasang Target Tertinggi untuk Timnas Indonesia
-
Pemain Baru Persib Berpeluang Tampil Lawan Malut United
-
Profil Jonathan Sirois: Kiper Rp5 Miliar Pengganti Maarten Paes di FC Dallas
-
FIFA Jatuhi Sumardji Hukuman Larangan Dampingi Timnas Indonesia Sebanyak 20 Laga, Kenapa?
-
Sumardji Dihukum Berat FIFA: Dilarang Dampingi Timnas Indonesia 20 Laga dan Denda Ratusan Juta
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031