Suara.com - Emil Audero dan Maarten Paes merupakan dua kiper yang sudah tidak asing bagi pecinta sepak bola Indonesia. Namun, mereka punya perbedaan sikap untuk membela timnas Indonesia.
Maarten Paes adalah penjaga gawang yang punya hasrat untuk memperkuat skuad Garuda.
Buktinya kiper berusia 25 tahun ini sudah menjalani proses naturalisasi dan resmi menjadi WNI.
Akan tetapi, Paes harus menunggu untuk perpindahan federasi karena masih ada aturan FIFA yang mengganjal.
Di sisi lain, Emil Audero yang lahir di Indonesia justru tidak punya keinginan untuk memperkuat skuad Garuda.
"Ya, asal saya orang Indonesia. Saya lahir di sana. Kerabat dari pihak ayah saya semuanya masih tinggal di sana. Saya telah ke Indonesia beeberapa kali, kebanyakan waktu libut dan saya akan lebih sering kembali," ucap Emil dikutip dari media Italia La Provincia Di Como.
Emil menyadari ia bisa dinaturalisasi, namun dirinya ragu manfaat untuk jadi warga negara Indonesia (WNI),
"Anggap saja tidak sedekat itu. Memang benar timnas Indonesia menginginkan saya, tapi saya hanya punya paspor Italia jadi kemungkinan itu pun tidak ada," ujar Emil.
"Tentu saya bisa mengajukan permintaan, tapi saya tidak tahu seberapa besarnya manfaatnya bagiku," sambungnya.
Baca Juga: H-5 Timnas Indonesia vs Irak, Shin Tae-yong Enggan Bahas Kondisi Rumput GBK
Lalu bagaimana perbandingan statistik dua kiper yang punya beda sikap dalam membela timnas Indonesia ini?
Maarten Paes merupakan pemain yang lebih junior ketimbang Emil. Namun, di musim ini ia lebih sering bermain reguler.
Paes menjadi andalan di FC Dallas dengan 16 pertandingan dan catatan itu masih akan bertambah. Sedangkan Emil Audero statusnya hanya cadangan di Inter Milan dengan mengoleksi enam laga musim ini.
Meski begitu jika bicara pengalaman dari awal karier, Emil Audero memang lebih unggul ketimbang Paes.
Sejak kariernya, Maarten Paes total bermain dalam 176 pertandingan. Catatannya adalah 244 kebobolan dengan meraih 41 cleansheet.
Adapun untuk Emil Audero sudah tampil sebanyak 289 pertandingan dalam kariernya dengan catatan 394 kebobolan serta membukukan 76 nirbobol.
Berita Terkait
-
Maarten Paes Batal Debut Bareng Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Bulan Juni
-
Emil Audero Tutup Peluang Bela Timnas Indonesia, Ragukan Manfaat Jadi WNI
-
Kabar Abroad: Aksi Heroik Maarten Paes Tak Mampu Selamatkan FC Dallas dari Terkaman LA Galaxy
-
2 Alasan Shin Tae-yong Tak Perlu Khawatir dengan Absennya Maarten Paes di Timnas Indonesia
-
FC Dallas Gagal Menang Meski Paes Tampil Gemilang: 8 Saves, Tepis 1 Penalti!
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Tayangan Piala Dunia 2026 Hilang di TVRI? Begini Solusinya
-
Cristiano Ronaldo Catat Rekor Unik di Piala Dunia 2026
-
Performa Mulai Jadi Sorotan, Cristiano Ronaldo Kini Titik Lemah Portugal di Piala Dunia 2026
-
Lionel Messi Picu Kontroversi, Dianggap Dapat Perlakuan Khusus FIFA
-
Jadi Korban Rasisme di Piala Dunia 2026, FIFA Undang YouTuber Korsel Nonton Korea Selatan vs Meksiko
-
Hasil Piala Dunia 2026: Luis Diaz Cetak Satu Gol dan Assist, Bawa Kolombia Hajar Uzbekistan
-
Taktik Penalti 'Stutter-Step' Harry Kane di Piala Dunia 2026 Banjir Kecaman
-
Mandul 10 Laga Beruntun, Cristiano Ronaldo Catat Rapor Merah Saat Portugal Ditahan Kongo
-
Kutukan 24 Tahun Runtuh! 5 Fakta Kemenangan Inggris atas Kroasia di Piala Dunia 2026
-
Analisis Kemenangan Inggris: Bagaimana Strategi Risiko Tinggi Tuchel Bungkam Kroasia