Bola / Bola Indonesia
Kamis, 06 Juni 2024 | 09:00 WIB
Pelatih Timnas Irak, Jesus Casas Saat Konferensi Pers Jelang Laga Lawan Indonesia. (ANTARA/Yusron Uccang)

Suara.com - Pelatih Irak Jesus Casas tidak akan mencari-cari alasan ketika bertanding melawan Timnas Indonesia. Termasuk soal cuaca gerah di Jakarta.

Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Irak dalam laga putaran kedua Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (6/6/202).

Semulah pertandingan ini kick-off pada 19.00 WIB, tapi diubah untuk kepentingan taktik tuan rumah menjadi 16.00 WIB.

Bagi yang tidak terbiasa khususnya pemain-pemain Irak tentu bisa masalah.

Pelatih Timnas Irak Jesus Casas (tengah) saat konferensi pers sehari jelang pertandingan melawan Timnas Indonesia (Suara.com/Adie Praetyo Nugraha).

Dari segi panas mungkin tak jauh berbeda. Namun, untuk kelembaban pastinya ada kelainan.

Bagi Jesus Casas hal tersebut bukan persoalan.

Yang terpenting baginya adalah memainkan bola di atas lapangan.

“Saya pikir yang paling penting dalam sepak bola adalah bola. Jika kami menguasai bola, tidak ada masalah (soal cuaca panas),” kata Jesus Casas dalam konferensi pers jelang laga.

Meski begitu, Casas mengakui Timnas Indonesia pastinya lebih terbiasa dengan hal ini.

Baca Juga: Ketinggalan Bus, Marselino Ferdinan Cengar-cengir Nebeng di Mobil Shin Tae-yong

Namun, juru taktik asal Spanyol itu percaya anak asuhannya bisa mengatasinya.

Casas menyebut dirinya bukan sosok yang senang mencari-cari alasan.

Apapun tantangannya harus dihadapi dan mencari kemenangan.

“Tentu para pemain Indonesia terbiasa bermain dengan kondisi seperti ini, dengan kelembaban seperti ini, tetapi kami tak ingin mengeluhkannya,” terang Casas.

“Pertandingan berikutnya di Basra, saya pikir ada 40 pemain siap melawan Vietnam. Setiap pertandingan berbeda. Saya orangnya tidak suka mencari-cari alasan.

“Saya lebih suka fokus pada permainan, pada sistem kami, pada model kami. Kami akan mencoba merasa kesal selama pertandingan dan tidak lebih,” pungkasnya.

Load More